
Teja Paku Alam tampil konsisten sebagai tembok kokoh Persib Bandung sepanjang musim 20252026. (Persib)
JawaPos.com — Laga tandang selalu menyimpan cerita, tetapi bagi Teja Paku Alam, kunjungan Persib Bandung ke markas Semen Padang FC kali ini punya makna lebih dalam. Stadion H Agus Salim, Padang, bukan sekadar venue pertandingan, melainkan tanah kelahiran yang membentuk perjalanan hidupnya.
Namun, romantisme itu harus dikesampingkan ketika peluit pertandingan dibunyikan. Teja datang bukan sebagai anak kampung yang pulang, melainkan benteng terakhir Maung Bandung yang mengemban misi tiga poin.
Persib Bandung memang sedang berada di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Posisi itu belum aman, karena tekanan dari Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta terus mengintai tanpa jeda.
Baca Juga:Rekomendasi 5 Motor Listrik dengan Performa Tangguh dan Hemat Biaya Operasional Terbaru 2026
Karena itu, laga melawan Semen Padang FC menjadi krusial dalam menjaga jarak. Setiap poin sangat berarti di fase kompetisi yang semakin ketat dan penuh kejutan ini.
Teja Paku Alam pun menegaskan tidak ada perlakuan khusus meski bermain di kampung halaman sendiri. Baginya, semua pertandingan memiliki bobot yang sama dan harus dimenangkan.
“Sebenarnya sama saja semua pertandingan, karena kita butuh menang ya main di mana pun sama saja semua pertandingan harus menang,” tekad Teja.
Kalimat itu menegaskan profesionalisme yang kini melekat kuat dalam dirinya sebagai penjaga gawang utama Persib Bandung.
Meski secara klasemen Semen Padang FC berada di papan bawah, Teja tidak melihat itu sebagai keuntungan mutlak. Ia memahami betul kompetisi musim ini berjalan dengan dinamika yang sulit ditebak.
“Sebenarnya semua tim sama aja ya, hampir semua tim di Indonesia Super League apa dari BRI Super League hampir merata,” sebut Teja.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
