
Evaluasi serius Bernardo Tavares pada lini belakang Persebaya Surabaya jelang laga penting melawan Persita Tangerang. (Persebaya)
JawaPos.com — Performa lini belakang Persebaya Surabaya menjadi sorotan tajam jelang duel krusial menghadapi Persita Tangerang. Catatan kebobolan 30 gol musim ini menjadi alarm serius yang memaksa pelatih Bernardo Tavares melakukan perubahan mendasar.
Masalah utama yang disorot bukan sekadar jumlah gol yang masuk, melainkan lemahnya koordinasi saat transisi bertahan. Situasi ini kerap dimanfaatkan lawan melalui skema serangan balik cepat yang sulit diantisipasi pemain Green Force.
Sejak datang pada 10 Januari lalu, Bernardo Tavares sebenarnya membawa dampak cukup positif dari sisi hasil pertandingan.
Dalam sembilan laga awal, ia mencatatkan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan yang menunjukkan progres kompetitif tim.
Namun, produktivitas 15 gol yang berhasil dicetak tidak mampu menutupi rapuhnya lini pertahanan. Ketidakseimbangan antara menyerang dan bertahan membuat tim asal Kota Pahlawan sering kehilangan kontrol permainan.
Puncak kerapuhan itu terlihat jelas saat dihajar Borneo FC Samarinda dengan skor telak 5-1 pada 7 Maret lalu. Kekalahan tersebut menjadi titik evaluasi besar karena memperlihatkan celah besar dalam organisasi pertahanan tim.
Dalam tiga pertandingan terakhir saja, hampir separuh dari total gol yang bersarang terjadi akibat kesalahan positioning dan miskomunikasi.
Hal ini mempertegas persoalan bukan hanya individu, tetapi sistem bertahan secara kolektif.
“Target kami adalah memperbaiki kesalahan pada pertandingan terakhir. Kami memerlukan pemain yang memiliki keseimbangan defensif mumpuni agar tidak mengalami kerugian lagi karena penempatan diri pemain sebelumnya tidak begitu bagus,” ujar Bernardo Tavares.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
