
Leonard Tupamahu. (Istimewa)
JawaPos.com - Setelah memutuskan gantung sepatu pada 2024, Leonard Tupamahu tidak butuh waktu lama untuk tetap berada di dunia yang membesarkan namanya.
Pria yang akrab disapa Leo itu langsung menjajal dua peran berbeda dalam karier barunya di sepak bola, yakni sebagai manajer dan pelatih.
Pengalaman pertamanya dimulai saat ia dipercaya menjadi manajer di PSS Sleman pada musim lalu. Namun, perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke arah yang berbeda ketika ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Persiba Balikpapan untuk sisa kompetisi Grup 2 Pegadaian Championship 2025/26.
Baca Juga:Sentuhan Widodo Berbuah Manis, Garudayaksa FC Akhiri Mandul Gol dengan Kemenangan Skor Telak
Menariknya, dari dua peran tersebut, Leo mengaku menemukan kepuasan yang lebih besar saat berada di pinggir lapangan sebagai pelatih.
Baginya, posisi ini memberikan ruang untuk berkontribusi secara langsung terhadap tim, terutama dalam menentukan strategi dan jalannya pertandingan.
"Saya lebih puas sekarang. Ini seperti panggilan saya di sepak bola. Saya lebih senang jadi pelatih," ujarnya dikutip dari ileague.id.
Sebagai pelatih, Leo merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap performa tim. Ia menikmati proses menyusun taktik, mempersiapkan pemain, hingga mengambil keputusan penting saat pertandingan berlangsung. Baginya, tekanan dan kritik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari profesi tersebut.
Ia pun mengaku siap menerima segala bentuk evaluasi dari publik. Pengalaman saat masih aktif sebagai pemain menjadi bekal penting dalam menghadapi situasi tersebut.
Kritik, menurutnya, adalah hal yang wajar selama ia benar-benar terlibat langsung dalam keputusan yang diambil.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
