
Striker Malut United David da Silva (kanan) merayakan gol ke gawang PSM Makassar, Sabtu (7/3). (Dok. Antara)
JawaPos.com - Malut United menggandeng klub asal Portugal untuk membangun pembinaan anak usia 7 hingga 9 tahun dengan 70 peserta dengan prioritas anak-anak yatim piatu maupun mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, dikutip dari ANTARA.
"Di training camp ini, kami siapkan fasilitas lengkap, mulai dari asrama hingga ruang belajar. Anak-anak tidak hanya dilatih secara teknik sepak bola, tetapi juga tetap mendapatkan pendidikan formal dan mendatangkan tim kepelatihan dari klub asal Portugal, SL Benfica, Klub yang berbasis di Lisboa, Portugal," kata Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit saat peresmian Traninig Camp Malut United di Ternate, Senin.
Dia mengatakan, peresmian yang dilakukan Pembina Klub Malut United, Wakasad TNI-AD, Letjen Saleh Mustafa, tokoh daerah seperti Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Sjah dan Sultan Tidore Husain Alting sebagai awal untuk kemajuan sepak bola di Malut.
Lebih lanjut, Dirk menjelaskan bahwa akademi ini akan diselenggarakan melalui kerja sama internasional dengan klub asal Portugal, SL Benfica. Klub yang berbasis di Lisboa tersebut akan memberikan dukungan dalam bentuk metodologi pelatihan, sistem pembinaan, serta pendampingan teknis secara langsung.
Menurutnya, kerja sama dengan Benfica menjadi langkah strategis untuk menghadirkan standar pelatihan sepak bola kelas dunia di Maluku Utara.
Berdasarkan penilaian CIES Football Observatory, Benfica pernah menempati peringkat pertama sebagai akademi unggulan dunia periode 2005–2006, mengungguli sejumlah klub besar lainnya seperti FC Barcelona, River Plate, Ajax Amsterdam, Sporting CP, Boca Juniors, dan Chelsea FC.
Akademi ini merupakan bagian dari visi besar pemilik Malut United, David Glenn dan Kenneth Jeheiskel, yang ingin mencetak pemain sepak bola profesional dari Maluku Utara hingga mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Dirk Soplanit, mengungkapkan bahwa pembangunan training camp Malut United tidak hanya difokuskan pada kebutuhan tim utama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta sepak bola usia dini melalui Akademi Sepak Bola Malut United.
Dalam keterangannya, Dirk menyebutkan bahwa fasilitas di training camp tersebut akan dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, termasuk mes atau asrama bagi peserta akademi serta ruang belajar. Fasilitas ini tidak hanya mendukung pelatihan sepak bola, tetapi juga menunjang pendidikan formal para peserta.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
