
Aksi Gali Freitas bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Jersey hijau kembali jadi sorotan dalam perjalanan Persebaya Surabaya hingga pekan ke-25 Super League 2025/2026. Warna kebanggaan itu bukan sekadar identitas, tetapi terbukti menjadi sumber kekuatan Green Force dalam mendulang poin.
Di tengah jadwal padat dan hasil yang belum konsisten, pelatih Bernardo Tavares mulai menata ulang fokus tim. Jeda kompetisi dua pekan dimanfaatkan untuk mengembalikan kondisi fisik sekaligus memperkuat mental pemain.
"Kami memutuskan untuk memberikan waktu kepada para pemain sebelum kembali mempersiapkan diri. Target kami adalah kembali lebih kuat, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental,” jelas Tavares.
Pernyataan itu menjadi sinyal penting Persebaya Surabaya tidak hanya membenahi taktik, tetapi juga membangun ulang kepercayaan diri.
Terutama untuk memaksimalkan potensi yang selama ini terlihat saat bermain dengan jersey hijau di kandang.
Fakta di lapangan menunjukkan perbedaan mencolok antara performa kandang dan tandang. Saat mengenakan jersey hijau, Green Force tampil lebih solid, lebih percaya diri, dan jauh lebih efektif dalam mengamankan poin.
Data dari fanbase @bondonekat_media mempertegas hal tersebut. Jersey hijau menjadi yang paling dominan dalam perolehan poin sepanjang musim ini.
“The Green Jersey still dominates with the highest points!” tulis @bondonekat_media.
Dalam 10 laga kandang, Persebaya Surabaya mencatat 5 kemenangan, 3 imbang, dan hanya 2 kekalahan. Total 18 poin yang diraih menjadi bukti nyata jersey hijau membawa energi berbeda bagi tim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
