
Aksi Allano bersama Persija Jakarta. (Dok. Allano)
JawaPos.com – Persija Jakarta menaruh perhatian khusus terhadap kebiasaan Allano Lima yang cukup sering absen akibat akumulasi kartu kuning sepanjang musim ini. Yang terbaru, pemain asal Brasil itu dipastikan absen saat Macan Kemayoran menjamu Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS).
Allano absen karena telah mengantongi 10 kartu kuning.
Allano telah absen 4 kali karena hukuman akumulasi kartu. Sebelumnya, Allano absen dalam laga melawan Malut United, Persik Kediri, dan Arema FC. Dalam tiga pertandingan tanpa Allano tersebut, Persija hanya sekali menang, yaitu ketika melawan Persik (3-1).
Sementara itu, dua pertandingan lainnya berakhir dengan satu kali imbang dan satu kali kalah. Hasil imbang didapat saat melawan Malut United (1-1), sedangkan kekalahan diderita saat menjamu Arema FC (0-2).
Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas mengakui kualitas pemain asal Brasil tersebut tidak diragukan.
Namun, ia menilai persoalan kedisiplinan di lapangan memang harus diperbaiki demi kepentingan tim.
“Kita tahu bahwa Allano adalah pemain yang sangat berkualitas. Namun, secara kepribadian dia agak unik. Kadang-kadang setiap bintang memiliki kontroversinya masing-masing,” ujar pria yang akrab disapa Bepe itu.
Bepe menambahkan, dalam dunia sepak bola, karakter pemain bintang sering kali berbeda-beda. Ada yang cenderung pendiam, ada yang disiplin, tetapi ada juga yang sangat ekspresif di lapangan.
“Nah, Allano ini salah satu pemain yang cukup ekspresif. Orang-orang Brasil kadang benar-benar menikmati sepak bola,” terangnya.
Mantan kapten timnas Indonesia itu menilai karakter tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya negatif. Banyak pemain Brasil yang dikenal sangat menikmati permainan sehingga tampil lepas di lapangan. Namun, emosinya terkadang masih sulit dikontrol.
“Kami sudah berkali-kali berbicara bahwa dia harus lebih tenang. Bahkan setelah pertandingan kemarin saya juga bilang kepadanya, ‘Allano, hati-hati.’ Dia menjawab, ‘Ya, ya, ya.’ Namun, karena sifatnya yang ekspresif tadi, kadang hal itu kembali lepas,” terang Bepe.
Persija menyadari kebiasaan tersebut bisa berdampak pada performa tim, terutama jika Allano harus absen pada pertandingan penting akibat akumulasi kartu.
Namun, Bambang juga menilai terlalu banyak mengekang pemain justru bisa berdampak negatif pada performa mereka di lapangan.
“Kalau seorang pemain terlalu memikirkan banyak aturan di kepalanya, kadang mereka tidak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022