
Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo resmi ditutup Persebaya Surabaya hingga akhir musim 2025-2026. (Persebaya)
JawaPos.com — Keputusan mengejutkan datang dari Persebaya Surabaya menjelang fase krusial kompetisi Super League 2025/2026. Manajemen klub resmi menutup Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo hingga akhir musim setelah insiden yang terjadi pada awal Maret lalu.
Kabar tersebut langsung diumumkan melalui kanal resmi klub dan menjadi perhatian besar di kalangan suporter.
Tribun Utara selama ini dikenal sebagai pusat dukungan paling fanatik bagi Persebaya Surabaya saat bermain di kandang.
Manajemen Persebaya Surabaya menegaskan keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak. Klub terlebih dahulu berdiskusi dengan aparat kepolisian dan sejumlah stakeholder demi menjaga keamanan pertandingan.
“Persebaya menutup Tribun Utara Gelora Bung Tomo sampai akhir musim 2025/ 2026. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan jajaran kepolisian dan stakeholder. Dasarnya adalah marak dan masifnya ujaran kebencian dan penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin lalu, 2 Maret 2026,” tulis Persebaya Surabaya di kanal Instagram resmi mereka.
Baca Juga:2 Tahap Evaluasi Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Siapkan Kejutan di Kandang Borneo FC
Insiden yang dimaksud terjadi dalam pertandingan kandang pada awal pekan tersebut. Sejumlah oknum suporter menyalakan petasan dan melontarkan ujaran kebencian yang dinilai mencederai semangat sportivitas sepak bola.
Manajemen klub akhirnya memilih mengambil langkah tegas sebelum masalah semakin meluas. Penutupan tribun dianggap sebagai solusi paling realistis untuk meredam potensi kejadian serupa di sisa musim.
Keputusan ini tentu tidak mudah bagi Persebaya Surabaya. Tribun Utara selama ini menjadi salah satu simbol atmosfer kuat yang membuat Stadion Gelora Bung Tomo selalu terasa intimidatif bagi tim tamu.
Namun klub menilai keselamatan dan kenyamanan seluruh penonton harus menjadi prioritas utama. Suporter di tribun lain juga diharapkan tetap bisa menikmati pertandingan dengan suasana yang aman.
“Demi keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion, menjaga marwah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta kemanusiaan, keputusan untuk menutup Tribun Utara akan mulai diberlakukan pada home game melawan Persita pada 4 April 2026,” tutup pernyataan Persebaya Surabaya.
Artinya, keputusan tersebut baru efektif diterapkan mulai pertandingan kandang berikutnya. Laga melawan Persita Tangerang pada awal April akan menjadi pertandingan pertama tanpa kehadiran penonton di Tribun Utara.
Baca Juga:Boncos! Persebaya Surabaya Didenda Rp 65 Juta oleh Komdis PSSI Jelang Duel Panas Lawan Borneo FC
Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh suporter agar menjaga perilaku di stadion. Persebaya Surabaya ingin atmosfer dukungan tetap hidup, tetapi tidak melanggar aturan yang berlaku.
Penutupan tribun juga diperkirakan akan memengaruhi atmosfer pertandingan kandang Persebaya Surabaya. Dukungan dari sektor utara biasanya menjadi pemantik semangat bagi pemain di lapangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
