
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic. (Istimewa)
JawaPos.com-Kesebelasan Semen Padang FC memecat Dejan Antonic dari kursi pelatih klub asal Ranah Minang tersebut usai gagal mengalahkan PSIM Yogyakarta yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat.
Pemecatan pelatih berkebangsaan Serbia tersebut disampaikan manajemen klub lewat unggahan akun resmi semenpadangfcid yang dikutip di Kota Padang, Kamis. Manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Dejan setelah melakukan serangkaian evaluasi dan pertimbangan hasil yang diperoleh klub.
"Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things," tulis manajemen melalui unggahan akun resmi klub tersebut.
Senada dengan itu, penasihat Semen Padang FC Andre Rosiade melalui akun resminya menyebut hasil pertandingan antara Semen Padang FC dengan PSIM Yogyakarta sangat mengecewakan, dan menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen. "Untuk itu manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih demi perbaikan dan peningkatan performa tim ke depannya," kata Andre Rosiade.
Hingga saat ini pihak manajemen belum mengumumkan sosok pengganti Dejan Antonic usai dipecat, namun berjanji sesegera mungkin menyampaikan kepada publik pelatih yang akan menakhodai klub berjuluk Kabau Sirah tersebut.
Andre juga berharap pertandingan selanjutnya menghadapi PSBS Biak, Semen Padang bisa tampil lebih solid, penuh semangat juang, dan meraih hasil terbaik. "Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," harap dia.
Terpisah, Dejan Antonic seusai laga menghadapi PSIM Yogyakarta pada Rabu malam (4/3/2026) yang berkesudahan 0-0, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan pekan Ke-24 BRI Super League. Meskipun memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol, sayangnya Angelo Meneses dan kawan-kawan gagal memanfaatkan peluang itu menjadi gol.
Terkait banyaknya peluang yang terbuang, Dejan mengaku setiap sebelum pertandingan selalu menyiapkan strategi yang terbaik, termasuk melakukan latihan penuntasan akhir oleh para penyerang.
Sementara itu, 1 poin yang dihasilkan dari laga tersebut tak mampu membawa Semen Padang mentas dari zona degradasi Super League. Saat ini mereka berada di peringkat ke-17 alias satu setrip di atas juru kunci. Hingga laga ke-24, mereka baru meraih 17 poin dari 24 laga yang sudah dimainkan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022