Pelatih Madura United FC Carlos Eduardo Biasi Parreira. (Istimewa)
JawaPos.com–Madura United FC tak akan tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Malut United FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Dua pemain asing andalan, Junior Brandao dan Pedro Monteiro, dipastikan absen dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Selasa (3/3).
Meski kehilangan dua pilar penting, pelatih Madura United Carlos Eduardo Biasi Parreira memilih tetap tenang. Juru taktik asal Brasil itu menegaskan tidak panik dan sudah menyiapkan solusi terbaik dari skuad yang ada.
Brandao harus menepi karena cedera, sementara Pedro Monteiro absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning.
Absennya dua pemain tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Laskar Sape Kerrab. Monteiro selama ini menjadi tandem kokoh Jorge Mendonca di lini belakang, sedangkan Brandao adalah ujung tombak yang kerap diandalkan untuk membobol gawang lawan.
Namun, Parreira memastikan timnya sudah memiliki pengganti yang sepadan. Dia bahkan menyebut pemain yang dipilihnya sebagai opsi terbaik untuk laga penting ini.
”Brandao cedera dan Pedro tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. Kami harus menemukan solusi dari skuad yang ada. Kami percaya dan sudah menemukan pengganti terbaik,” ujar Parreira dikutip dari ileague.id.
Madura United memang menghadapi ujian berat. Malut United datang dengan kepercayaan diri tinggi dan dihuni sejumlah pemain berbahaya, termasuk David da Silva yang dikenal tajam di lini depan. Meski demikian, Parreira menilai persiapan timnya berjalan dengan baik.
Dia mengakui waktu latihan cukup terbatas, tetapi kualitas latihan dinilai memuaskan. Beberapa skema alternatif telah disiapkan untuk mengantisipasi permainan cepat Malut United yang diasuh Hendri Susilo.
”Kami tidak punya banyak waktu latihan, tetapi sesi latihan berjalan sangat bagus. Kami menyiapkan beberapa rencana untuk pertandingan ini dan siap menghadapi laga besar,” tambah Carlos Eduardo Biasi Parreira.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi Madura United dalam menjaga posisi di papan klasemen BRI Super League 2025/2026. Dukungan penuh dari suporter di SGMRP diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain pengganti untuk tampil maksimal.
Absennya dua pemain asing memang bisa memengaruhi keseimbangan tim, namun Parreira tampaknya ingin menekankan bahwa sepak bola adalah permainan kolektif. Dengan strategi yang matang dan mental bertanding yang kuat, Madura United optimistis tetap bisa mengamankan hasil positif di kandang sendiri.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
