Fenerbahce rusuh. (Istimewa)
JawaPos.com - Insiden pelemparan flare mewarnai laga Liga Europa antara Nottingham Forest kontra Fenerbahce di City Ground.
Pertandingan yang digelar pada leg play-off itu sempat terhenti di babak pertama akibat asap tebal dari suar yang dilempar ke area lapangan.
Situasi memanas ketika sejumlah flare dilaporkan berasal dari tribun pendukung tim tamu. Asap yang mengepul membuat jarak pandang terganggu dan memaksa wasit menghentikan laga sementara waktu.
Petugas keamanan dan steward langsung bergerak cepat membersihkan lapangan demi memastikan pertandingan bisa dilanjutkan dengan aman.
Kepolisian Nottinghamshire kemudian mengamankan tiga orang usai insiden tersebut. Dari hasil pemeriksaan, dua orang resmi dikenai dakwaan.
Seorang pria berinisial EC (37), warga Hackney, London, didakwa atas tuduhan melempar benda ke area yang berdekatan dengan lapangan pertandingan.
Sementara itu, pria lainnya berinisial DM (38), asal Nottingham, didakwa karena memasuki area permainan tanpa izin saat laga berlangsung.
Keduanya kini dibebaskan dengan jaminan bersyarat dan dijadwalkan menjalani sidang di Pengadilan Magistrat Nottingham pada 17 Maret mendatang.
Polisi juga menyebut satu orang lain yang sempat ditangkap atas dugaan penyerangan terhadap steward tidak dikenai tindakan lebih lanjut.
Tak hanya pelemparan flare, aparat juga menemukan adanya kerusakan pada sebagian kursi di tribun tim tamu setelah pertandingan usai.
Investigasi tambahan masih dilakukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.
Di tengah gangguan tersebut, pertandingan tetap berjalan sengit. Nottingham Forest memang harus mengakui keunggulan Fenerbahçe dengan skor 1-2 pada malam itu.
Namun, hasil tersebut tidak menggagalkan langkah Forest ke fase berikutnya karena mereka unggul agregat 4-2.
Insiden ini kembali memunculkan sorotan soal keamanan pertandingan di kompetisi Eropa. Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, maupun suporter lain.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
