Bali United saat menghadapi Persijap Jepara. (Dok. Bali United)
JawaPos.com - Tren negatif belum berhasil diputus Bali United FC. Bermain di kandang sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, skuad Serdadu Tridatu hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-23 Super League, Sabtu (28/2) malam.
Hasil 0-0 tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Bali United menjadi enam pertandingan beruntun.
Situasi ini jelas menjadi alarm serius bagi tim yang dalam beberapa musim terakhir dikenal konsisten bersaing di papan atas.
Sejak menit awal, Bali United tampil dominan. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan melalui kombinasi umpan-umpan pendek dan eksploitasi sisi sayap.
Sejumlah peluang tercipta di babak pertama, namun penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk mengubah papan skor.
Memasuki babak kedua, tekanan semakin intens. Bali United lebih banyak mengurung pertahanan lawan. Namun Persijap tampil disiplin dengan blok rendah yang rapat dan terorganisir. Setiap celah yang muncul cepat ditutup, membuat tuan rumah frustrasi hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengakui hasil tersebut jauh dari harapan. Ia menilai timnya sebenarnya mampu menciptakan peluang, tetapi kurang efektif di momen krusial.
“Kami membuat beberapa peluang sejak babak pertama, tapi tidak ada gol tercipta. Babak kedua kami menguasai pertandingan di area mereka, namun tetap tidak ada gol. Ini harus kami perbaiki,” ujarnya usai laga.
Tambahan satu poin membuat Bali United kini tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 30 angka.
Posisi ini tentu belum mencerminkan ambisi tim untuk kembali bersaing di papan atas klasemen Super League musim ini.
Pemain muda Bali United, Kadek Arel, menegaskan seluruh elemen tim harus segera berbenah. Menurutnya, perubahan mentalitas dan konsistensi permainan menjadi kunci untuk keluar dari tekanan.
“Enam laga tanpa kemenangan bukan situasi yang kami inginkan. Semua harus introspeksi dan bekerja lebih keras,” katanya dikutip dari ileague.id.
Tantangan berikutnya sudah menanti. Bali United dijadwalkan bertandang menghadapi Arema FC pada pekan ke-24, Jumat (6/3). Laga tandang tersebut akan menjadi ujian penting sekaligus kesempatan untuk menghentikan tren negatif yang mulai membebani langkah mereka musim ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
