Lini belakang Persebaya Surabaya wajib minimalisir blunder jelang hadapi Persib Bandung. (Persebaya)
JawaPos.com — Alarm bahaya 142 blunder Persebaya Surabaya menjadi sorotan jelang duel panas melawan Persib Bandung. Angka “Errors leading to shot” itu kini jadi bayang-bayang yang mengintai skuad asuhan Bernardo Tavares di laga krusial pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya akan menjamu Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam WIB. Atmosfer panas khas GBT diyakini membakar semangat, sekaligus menguji mental dan fokus pemain sepanjang 90 menit.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan laga besar ini bukan sekadar adu strategi di atas kertas. Menurutnya, pertandingan kontra Persib adalah ujian kebugaran, daya tahan, dan kekuatan mental dalam tekanan tinggi.
Green Force datang dengan modal jadwal padat dalam beberapa pekan terakhir. Mereka baru menghadapi Bhayangkara FC, Persijap Jepara, dan PSM Makassar dengan masa pemulihan yang relatif singkat.
Situasi tersebut memaksa tim pelatih memutar otak dalam mengatur rotasi. Kebugaran, intensitas, serta kesiapan mental pemain menjadi perhatian utama jelang duel klasik ini.
"Tidak mudah menjaga intensitas seperti ini selama 90 menit penuh. Namun kami yakin bisa mempertahankannya setidaknya selama 40–45 menit dengan konsistensi dan fokus. Besok akan jadi pembuktian, apakah kami mampu menjalankannya sesuai rencana," kata Tavares.
Ia menegaskan komposisi terbaik akan diturunkan demi menjaga keseimbangan permainan. Persebaya Surabaya harus tetap solid saat menyerang maupun bertahan tanpa kehilangan kontrol di tengah tekanan laga besar.
"Saya percaya pada para pemain saya, dan saya yakin mereka akan memberikan segalanya untuk meraih hasil maksimal,” ujar Tavares.
Dalam sesi latihan terakhir, intensitas permainan terus digenjot. Transisi menyerang ke bertahan dan respons cepat saat kehilangan bola menjadi fokus utama tim pelatih.
Tavares paham betul lawan yang dihadapi memiliki kualitas merata di semua lini. Ia juga tak menutup mata terhadap potensi bahaya jika anak asuhnya melakukan kesalahan sendiri.
"Persib punya skuad yang sangat kompetitif dengan lini pertahanan yang solid. Jika besok kami melakukan kesalahan, saya yakin mereka akan mampu menghukum kami karena dihuni pemain-pemain berpengalaman," katanya.
Karena itu, disiplin penuh dituntut sejak menit pertama. Kebugaran fisik harus berjalan beriringan dengan kejernihan pikiran dalam mengambil keputusan di bawah tekanan ribuan suporter.
"Namun, jika kami bermain dengan fokus penuh dan menunjukkan attitude yang tepat, baik saat kehilangan maupun menguasai bola, saya percaya kami bisa menampilkan permainan yang bagus."
Optimisme tersebut diuji oleh data statistik bertahan Persebaya Surabaya hingga pekan ke-23. Tercatat 7 clean sheets dengan rata-rata kebobolan 1,0 gol per laga.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
