Rian dan Toni jadi tumpuan lini tengah Persebaya Surabaya jelang duel melawan Persib Bandung di GBT. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mendapat suntikan tenaga jelang duel panas melawan Persib Bandung. Dua gelandang utama dengan total nilai pasar Rp 6,52 miliar, Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah, kembali siap tempur untuk mengadang laju sang pemuncak klasemen.
Kehadiran keduanya menjadi kabar yang ditunggu Bonek menjelang laga krusial di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026 pukul 20.30 WIB. Lini tengah Green Force yang sempat goyah kini kembali menemukan keseimbangan.
Pada laga sebelumnya, absennya Rachmat dan Toni memaksa pelatih melakukan rotasi besar. Persebaya Surabaya bahkan bermain tanpa striker murni karena sejumlah pemain cedera dan opsi terbatas.
Rachmat Irianto harus menepi akibat kartu merah, sementara Toni Firmansyah terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Dampaknya terasa nyata, kontrol permainan di sektor tengah tak sekuat biasanya.
Kini situasinya berbeda untuk Persebaya Surabaya. Dua motor penggerak permainan itu kembali memberi warna dalam skema racikan pelatih.
Toni Firmansyah yang memiliki nilai pasar Rp 2,17 miliar tampil 17 kali musim ini dengan 16 kali sebagai starter. Ia mencatat rata-rata 67 menit per pertandingan dengan total 1.144 menit bermain.
Secara statistik, kontribusi gol dan assist Toni memang belum terlihat dengan angka 0/0. Namun akurasi operannya mencapai 82 persen dengan rata-rata 15,9 umpan per laga, menunjukkan perannya sebagai distributor bola.
Ia juga mencatat 5,4 bola direbut per pertandingan serta 1,8 sapuan. Meski begitu, catatan tujuh kartu kuning dan delapan kesalahan berujung tembakan menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
Toni dikenal sebagai gelandang tengah dinamis yang sibuk menjembatani lini belakang dan depan. Pergerakannya membuka ruang bagi Gali Freitas dan Bruno Moreira untuk lebih eksplosif di sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Rachmat Irianto yang bernilai pasar Rp 4,35 miliar telah tampil 18 kali dengan 13 kali starter. Total 1.243 menit ia bukukan dengan rata-rata 69 menit per laga.
Rachmat menyumbang satu gol musim ini serta mencatat akurasi operan 86 persen dari 23,9 umpan per pertandingan.
Dalam aspek bertahan, ia membukukan 6,4 bola direbut per laga dan tiga clean sheets saat berada di lapangan.
Gaya bermainnya agresif dalam duel dan kuat secara fisik. Ia mencatat 3,8 kemenangan duel per laga dengan persentase 42 persen serta 50 persen sukses duel udara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022