Bernardo Tavares siapkan strategi matang untuk Persebaya Surabaya di bursa transfer paruh musim. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya menyudahi tren negatifnya. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Green Force berhasil kembali ke jalur kemenangan. Torehan itu diraih di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (25/2) malam. Persebaya menang tipis 1-0 atas tamunya, PSM Makassar. Gol tunggal dicetak Gali Freitas pada menit ke-27.
Hasil tersebut membuat pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, lega. “Saya berharap kemenangan ini membuat pemain lebih percaya diri. Sebab, laga berikutnya kami akan melawan Persib yang memiliki skuad bagus. Kami harus fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini,” katanya dalam sesi konferensi pers seusai laga.
Bagi Tavares, Persib bukan lawan sembarangan. Mereka merupakan juara berturut-turut (back-to-back). Selain itu, Maung Bandung saat ini masih kokoh di puncak klasemen dengan torehan 50 poin.
Pada pertemuan pertama musim ini, 12 September 2025, Persebaya kalah 0-1 dari Persib. Karena itu, Tavares senang dengan modal tiga poin ini.
Baca Juga: Cetak Gol Kemenangan Persebaya Surabaya, Gali Freitas Malah Diminta Bernardo Tavares Jadi Bek Sayap
Lepaskan 20 Tembakan, Hanya Satu Berbuah Gol
Meski menang, Tavares masih memiliki catatan. Menurutnya, lini depan Green Force masih kurang garang. Hal itu terlihat dalam laga kontra PSM. Persebaya mampu melepaskan 20 tembakan, enam di antaranya tepat mengarah ke gawang. Namun, hanya satu tembakan yang berbuah gol.
“Banyak peluang, banyak tembakan ke gawang, tetapi akurasinya kurang bagus. Jika bisa memperbaikinya, kami akan menjadi tim yang lebih baik,” kata mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Sejatinya, Tavares sudah berupaya memperbaiki penyelesaian akhir anak asuhnya. Selalu ada menu latihan finishing dalam setiap sesi.
“Terkadang dikombinasikan dengan serangan ofensif. Kami juga selalu melatih tembakan untuk meningkatkan akurasi pemain. Namun, dari yang saya lihat, kami perlu bekerja lebih keras lagi,” jelas Tavares.
Juku Eja Telan Tiga Kekalahan Beruntun
Bagi PSM, kekalahan ini sangat menyakitkan. Mereka kini mencatatkan tiga kekalahan beruntun. Sebelumnya, PSM kalah 0-2 dari Dewa United (14/2) dan takluk 1-2 dari Persija Jakarta (20/2). Pelatih PSM, Tamas Trucha, mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
