Federico Barba ingin Persib Bandung bisa memenangkan semua pertandingan sisa di Super League. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung menjadi tim dengan dengan lini pertahanan paling solid karena baru kebobolan sekali dalam laga kandang di Super League 2025/2026. Federico Barba sebagai pilar penting di lini belakang, membocorkan rahasia di balik kokohnya Pangeran Biru.
Persib Bandung dikenal sebagai tim tangguh saat memainkan laga kandang. Di semua kompetisi, pasukan Bojan Hodak belum pernah merasakan yang namanya kekalahan.
Bahkan, catatan rasio kemenangannya nyaris 100 persen. Satu-satunya laga yang gagal dimenangkan Persib saat bermain kandang adalah melawan Lion City Sailors (Singapura) yang merupakan laga pembuka AFC Champions League Two 2025/2026. Kala itu Pangeran Biru bermain imbang 1-1.
Sementara di kompetisi Super League, rekor Persib masih sempurna. Dari 11 laga kandang yang dimainkan, Marc Klok dan kolega sukses menyapu bersih dengan kemenangan.
Bukan cuma itu, rekor Persib di kandang semakin mentereng karena statistik mencatat mereka baru kebobolan tiga kali. Selain dibobol oleh Lion City Sailors, ada Manila Digger (Filipina) dan Borneo FC Samarinda yang mampu menjebol gawang Pangeran Biru.
Manila Digger mencetak gol ke gawang Persib saat bermain di laga playoff ACL Two 2025/2026 pada 13 Agustus 2025. Saat itu Pangeran Biru menang dengan skor tipis 2-1.
Sementara Borneo FC Samarinda, sukses menjebol gawang Persib dalam laga pekan keempat Super League 2025/2026 pada 5 Desember 2025. Kala itu Pangeran Biru menekuk tamunya dari Kalimantan Timur dengan skor 3-1, di mana gol lawan dicetak oleh Joel Vinicius.
Borneo FC jadi satu-satunya tim Super League yang mampu mencetak gol ke gawang Persib saat bermain di kandang, meski pada akhirnya menelab kekalahan.
Federico Barba sebagai salah satu pilar penting Persib, terutama di lini pertahanan, mengungkapkan bahwa tak ada resep rahasia di balik rekor dan statistik mentereng itu. Ia hanya mengatakan semuanya merupakan hasil kerja sama tim.
"Tidak ada, saya pikir itu semua tergantung pada tim yang bertahan. Jadi bukan hanya lini pertahanan atau kiper yang bertahan," kata Barba dalam jumpa pers jelang menjamu Madura United FC, Rabu (25/2).
"Seluruh tim melakukan pressing dengan baik, kami mempersiapkan pertandingan sesuai arahan pelatih sehingga kami berusaha untuk tidak memberikan terlalu banyak peluang kepada lawan," tambahnya.
Diakui Barba, setiap pertandingan yang dimainkan Persib di Super League 2025/2026 tidak ada yang mudah. Keberhasilan mencetak cleansheet pun dianggapnya sebagai bonus karena yang terpenting adalah Pangeran Biru meraih kemenangab.
"Dan setelah itu, semua pertandingan, jujur saja, tidak mudah. Ini liga yang sulit dan tidak mudah untuk mendapatkan tiga poin di sini. Tapi saya pikir pada akhirnya bagian terpenting adalah memenangkan pertandingan," jelas Barba.
"Jadi jika memungkinkan, kami bisa menang tanpa kebobolan adalah yang terbaik bagi saya karena sebagai orang Italia saya juga suka untuk tidak kebobolan gol [tertawa]. Dan ini sangat bagus, tetapi saya juga berharap kami selalu bisa mencetak satu gol lebih banyak daripada lawan," imbuh eks bek Como 1907.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
