Duel Persebaya Surabaya vs PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi berlangsung sengit dan penuh tekanan. (Istimewa)
JawaPos.com–Pekan ke-23 Super League 2025/2026 menghadirkan duel panas Persebaya Surabaya vs PSM Makassar pada Rabu (25/2) malam di Stadion Gelora Bung Tomo. Inilah jadwal dan link live streaming Persebaya Surabaya vs PSM Makassar yang paling diburu Bonek dan pencinta sepak bola nasional.
Laga super league Persebaya Surabaya kontra PSM Makassar ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan harga diri di kandang sendiri. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi bergemuruh sejak peluit awal dibunyikan pukul 20.30 WIB.
Bagi yang mencari tempat menonton Persebaya Surabaya lawan PSM Makassar, pertandingan super league ini dapat disaksikan melalui siaran langsung Indosiar. Selain itu, duel klasik ini juga tersedia melalui layanan OTT Vidio.
Situasi tuan rumah sedang tidak ideal jelang laga penting ini. Persebaya Surabaya berupaya memulihkan mental bertanding usai kekalahan di markas Persijap yang menyisakan banyak evaluasi.
Fokus pembenahan ada pada lini pertahanan, terutama dalam mengantisipasi bola mati. Skema set piece lawan menjadi titik lemah Green Force pada laga terakhir dan kini mendapat perhatian khusus dalam sesi latihan.
Kabar baik datang dari kembalinya sejumlah pilar utama. Hadirnya Malik Risaldi diharapkan memberi angin segar bagi lini serang sekaligus menambah variasi serangan dari sisi sayap.
Dukungan penuh suporter di GBT bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain. Tekanan dari tribun berpotensi membuat lawan kehilangan fokus sejak menit awal.
Di sisi lain, PSM Makassar datang tanpa rasa gentar. Tim asuhan Bernardo Tavares membawa ambisi merusak pesta tuan rumah dan mencuri poin di Surabaya.
Namun misi itu jelas tidak mudah. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter fanatik selalu menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu.
Statistik head to head menunjukkan rivalitas yang sangat ketat antara kedua tim. Dalam 13 pertemuan terakhir, produktivitas gol keduanya hampir seimbang dengan PSM mengemas 15 gol sementara Persebaya Surabaya 14 gol.
Data tersebut menggambarkan betapa tipisnya jarak kualitas di atas lapangan. Satu kesalahan kecil saja bisa berujung petaka bagi salah satu tim.
Hasil imbang 1-1 pada pertemuan putaran pertama Desember lalu menjadi bukti kuat. Duel itu berjalan keras dan penuh determinasi hingga menit akhir.
Pertemuan tersebut juga memperlihatkan bagaimana kedua pelatih saling mengunci strategi. Detail kecil seperti transisi cepat dan disiplin posisi menjadi pembeda.
Kini, laga di Gelora Bung Tomo sering disebut sebagai Molineux versi Surabaya karena atmosfer intimidatifnya. Tekanan dari tribun bisa mengubah arah permainan dalam sekejap.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
