
Madura United vs Arema berakhir imbang. (Istimewa)
JawaPos.com - Pertandingan Derbi Jatim antara Arema FC dan Madura United FC pada pekan ke-22 BRI Super League berakhir tanpa pemenang. Laga yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2) malam, ditutup dengan skor 2-2 setelah kedua tim saling membalas gol hingga menit akhir.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Tuan rumah tampil agresif dan beberapa kali menekan lini pertahanan Singo Edan.
Pelatih Arema, Marcos Santos, mengakui anak asuhnya sempat kesulitan mengimbangi permainan cepat Madura United di babak pertama.
Gol pembuka lahir di masa injury time paruh pertama lewat aksi Junior Brandao. Gol tersebut membuat Madura United menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Arema harus berbenah saat turun minum.
Memasuki babak kedua, wajah Arema FC berubah drastis. Intensitas permainan meningkat dan tekanan diberikan lebih berani. Hasilnya langsung terlihat.
Dalberto mencetak gol penyeimbang pada menit ke-46. Lima menit berselang, Joel Vinicius sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk tim tamu.
“Di babak pertama intensitas kami kurang, tapi di babak kedua mulai naik dan kami bisa membalikkan keadaan,” ujar Marcos Santos usai laga dikutip dari ileague.id.
Saat keunggulan sudah di depan mata, Arema justru kecolongan di menit ke-88. Mendonca mencetak gol penyeimbang dan memaksa skor kembali 2-2.
Gol tersebut menjadi pukulan bagi ambisi Singo Edan membawa pulang tiga poin dari kandang lawan.
Marcos Santos pun meluruskan anggapan bahwa timnya sengaja bermain bertahan setelah unggul. Menurutnya, bukan instruksi untuk menurunkan tempo, melainkan Madura United yang mampu keluar dari tekanan.
“Kami memang tidak senang dengan hasil akhir, tapi saya bangga dengan perjuangan pemain di babak kedua. Itulah sepak bola,” katanya.
Sementara itu, Joel Vinicius menilai komunikasi di ruang ganti menjadi kunci kebangkitan tim. Ia menyebut diskusi singkat bersama pelatih saat jeda memberi dampak besar terhadap respons tim di babak kedua.
Hasil imbang ini membuat Arema FC mengoleksi 31 poin dan turun ke posisi kesembilan klasemen sementara BRI Super League 2025/26.
Meski kecewa gagal mengamankan kemenangan, semangat di babak kedua menjadi modal penting bagi Singo Edan menatap laga berikutnya.
