Hanif Sjahbandi didiagnosis mengalami cedera parah hingga harus menepi selama beberapa bulan. (Dok: Persija)
JawaPos com - Gelandang Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi, dipastikan akan absen dalam sisa Super League musim ini dan bahkan kemungkinan hingga awal musim depan. Hal itu dikarenakan dirinya baru naik ke meja operasi dan perlu waktu untuk pemulihan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) 2026-2029 itu harus naik meja operasi pada 11 Februari dikarenakan cedera yang dialaminya. Cedera lutut kanan tersebut dialaminya saat pertandingan melawan Persib Bandung, 11 Januari lalu.
“Jadi sebetulnya waktu kemarin pertandingan di Persib, dia ada kejadian cedera karena ada indikasi gangguannya di tulang," ungkap Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, dalam YouTube Persija TV, dipetik Sabtu (21/2).
"Kita setelah pertandingan langsung berangkat ke rumah sakit. Langsung kita lakukan MRI untuk melihat ada apa, untuk memastikan. Dari hasilnya memang ternyata ada tulangnya kecuil sedikit, jadi agak lepas,” tambahnya.
Ini bukan kali pertamanya pesepakbola 28 tahun itu mengalami cedera dan harus absen membela Persija Jakarta. Musim ini saja, dia sudah beberapa kali menepi dalam waktu yang cukup lama, seperti pada November 2025 dan melewati tiga pertandingan.
Muhammad Andeansah mengungkapkan bahwa cedera yang dialami Hanif Sjahbandi kali ini berbeda dari yang dialaminya pada November 2025 lalu. Menurutnya, cedera lutut kanan ini justru lebih parah dari sebelumnya.
“Cedera di lutut ini lebih parah dari yang pertama (November). Kan Hanif engkel kirinya Sempat terjadi ada tulang tumbuh di engkelnya karena ada cedera engkel kronis,” jelas pria yang akrab disapa dokter Ande itu.
“Isunya mungkin yang sekarang karena dia tulangnya bisa dibilang bolong, karena lepas itu tadi. Kita harus tambal. Nah jadi proses penyembuhannya mungkin agak lama,” lanjutnya.
Dia juga menjelaskan bahwa masa pemulihan yang akan dijalani Hanif Sjahbandi juga akan berjalan lebih lama dari sebelumnya. Mantan pemain Arema FC itu dipastikan akan absen hingga enam bulan setelah operasi yang kemungkinan baru akan kembali merumput pada Agustus atau September 2026.
“Kalau sebetulnya kalau pemulihannya, awalnya kita kira mungkin bisa empat sampai enam bulan. Tapi intra-operasi setelah dilihat ternyata lokasinya agak tricky. Jadi kelihatannya kita menargetkan Hanif bisa kembali bermain enam bulan setelah operasi,” terang dokter Ande.
Saat ini, Hanif Sjahbandi masih dalam masa pemulihan, mengingat operasi baru berhasil dilakukan beberapa waktu lalu. Setelah ini, dia akan melewati berbagai macam terapi dan rehabilitasi agar bisa kembali ke kondisi prima lagi.
“Jadi sekarang kalau rehabilitasi itu ada fase. Untuk kasus Hanif Sjahbandi, kita rencanakan ada enam fase. Sekarang baru di fase pertama. Baru mulai soalnya operasinya baru beberapa hari lalu,” kata dokter Ande.
Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengungkapkan bahwa tentu absennya Hanif Sjahbandi menjadi sebuah kehilangan bagi tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Namun, kedalaman skuad musim ini membuat tim asuhan Mauricio Souza itu siap menghadapi berbagai tantangan dalam sisa Super League 2025/26.
“Ya kita kan ada cadangan ya. Ada penggantinya Hanif. Jadi sejauh ini tidak masalah,” kata Ardhi Tjahjoko.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
