persi
Mario Lemos yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik kini kembali dipercaya menjadi pelatih kepala.
JawaPos.com - Pergerakan di papan bawah klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 membuat Persijap Jepara tak tinggal diam. Manajemen Laskar Kalinyamat resmi melakukan penyesuaian struktur di jajaran teknis dengan menukar posisi dua sosok penting, Mario Lemos dan Divaldo Alves.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan Selasa (17/2) malam, Mario Lemos yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik kini kembali dipercaya menjadi pelatih kepala. Sementara itu, Divaldo Alves beralih peran sebagai direktur teknik.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang klub, bukan sekadar respons sesaat atas hasil yang belum memuaskan di awal musim.
Manajemen menegaskan perubahan tersebut sudah melalui pertimbangan matang demi memperkuat fondasi tim, baik dari sisi teknis maupun pengembangan pemain.
Mario Lemos akan memikul tanggung jawab penuh atas persiapan tim, peracikan strategi, hingga performa Persijap di setiap pertandingan.
Pengalaman dan pendekatan taktik yang dimilikinya diharapkan mampu mengangkat kepercayaan diri pemain sekaligus membangun karakter permainan yang lebih disiplin dan konsisten.
Di sisi lain, Divaldo Alves kini fokus pada pembenahan struktur teknis klub secara menyeluruh. Sebagai direktur teknik, ia akan memastikan adanya kesinambungan filosofi bermain dari tim utama hingga level pembinaan.
Peran ini dinilai krusial agar arah pembangunan tim berjalan selaras dalam jangka panjang. Manajer Persijap, Egat Sacawijaya dikutip dari ileague.id menyatakan komposisi baru ini merupakan bentuk keseriusan klub untuk tetap kompetitif di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Menurutnya, Mario Lemos memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan tim saat ini, sementara Divaldo Alves diyakini mampu menjaga fondasi teknis tetap kuat dan terarah. Situasi klasemen memang belum sepenuhnya berpihak pada Persijap.
Namun, manajemen ingin memastikan bahwa pembenahan dilakukan secara terstruktur, bukan reaktif. Dengan pembagian tugas yang lebih jelas antara pelatih kepala dan direktur teknik, diharapkan proses evaluasi dan pengembangan tim bisa berjalan lebih efektif.
Musim masih panjang. Perubahan ini menjadi sinyal bahwa Persijap Jepara tidak ingin larut dalam tekanan. Laskar Kalinyamat berupaya menata ulang langkah, dengan harapan mampu memperbaiki posisi di klasemen dan kembali bersaing secara konsisten di BRI Super League 2025/2026.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
