
Memasuki Bulan Suci Ramadhan, manajemen PSIM Yogyakarta bersama tim pelatih melakukan penyesuaian jadwal latihan.
JawaPos.com - Memasuki bulan suci Ramadhan, manajemen PSIM Yogyakarta bersama tim pelatih melakukan penyesuaian jadwal latihan. Langkah ini diambil agar para pemain Laskar Mataram tetap berada dalam kondisi prima saat menjalani kompetisi BRI Super League 2025/2026, meski sebagian besar skuad tengah menjalankan ibadah puasa.
Sebelumnya, PSIM lebih sering menggelar latihan pada pagi hari. Keputusan tersebut diambil untuk menghindari potensi hujan deras yang kerap turun pada sore hari di wilayah Yogyakarta. Namun, khusus selama Ramadan, jadwal resmi latihan kembali digeser ke sore hari agar lebih kondusif bagi para pemain.
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa perubahan ini sudah dipertimbangkan secara matang. Menurutnya, kondisi cuaca beberapa waktu terakhir memang membuat tim memilih sesi pagi.
Akan tetapi, memasuki bulan puasa, aspek kenyamanan dan kebutuhan fisik pemain menjadi prioritas. "Selama ini kami banyak latihan pagi karena sore sering hujan. Tapi khusus Ramadhan, jadwal kami kembalikan ke sore agar lebih mendukung pemain yang berpuasa," ujar Razzi dikutip dari psimjogja.id.
Tak hanya mengubah waktu, manajemen juga menyesuaikan jam mulai latihan. Jika sebelumnya sesi dimulai pukul 15.30 WIB, kini digeser menjadi pukul 16.00 WIB. Dengan begitu, sesi latihan akan berakhir mendekati waktu berbuka puasa.
Razzi menilai langkah ini penting untuk menjaga ritme dan kebugaran pemain tanpa mengganggu ibadah. Setelah latihan selesai, para pemain bisa langsung berbuka puasa bersama, sehingga pemulihan energi berjalan lebih optimal.
Meski ada penyesuaian jadwal, PSIM dipastikan tidak memberikan libur khusus pada awal Ramadan. Jadwal pertandingan yang padat menjadi pertimbangan utama. Laskar Mataram sudah ditunggu laga melawan Bali United FC pada Senin (23/2), kemudian dilanjutkan menghadapi PSBS Biak pada Jumat (27/2).
Padatnya agenda di BRI Super League 2025/2026 membuat tim pelatih tetap menjaga intensitas latihan. Penyesuaian hanya dilakukan pada aspek waktu, sementara program fisik dan taktik tetap berjalan sesuai rencana.
Dengan kebijakan ini, manajemen berharap seluruh pemain muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar tanpa mengorbankan performa di lapangan. Fokus utama tim tetap sama: menjaga konsistensi dan meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
