
Hendra Gunawan, atau lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band TWCS sekaligus pencipta anthem Persis Solo
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti Kota Solo, terutama Persis Solo. Hendra Gunawan, atau yang lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band The Working Class Symphony (TWCS) sekaligus pencipta anthem Persis Solo “Satu Jiwa”, meninggal dunia pada Selasa (17/2) pagi.
Zoelham menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 05.15 WIB di Rumah Sakit PKU Sukoharjo. Almarhum meninggal dunia di usia ke-53 tahun.
Zoelham bukan sosok sembarangan di kalangan penggemar sepak bola di Solo. Dia adalah sosok penting di balik perjalanan klub maupun kultur tribun sepak bola Solo berkat karyanya selalu dikumandangkan suporter Laskar Sambernyawa di setiap laga.
Menurut laporan Radar Solo (Jawa Pos Group), almarhum dikebumikan pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, pukul 13.00 WIB, berangkat dari rumah duka di Perum Joho Baru Blok L No. 35 RT 02/08, Joho, Sukoharjo, menuju Astanalaya "Sidomulyo" Gawanan, Sukoharjo.
Pihak keluarga menyampaikan ucapan tulus dan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang mendoakan dan mengenal almarhum.
"Keluarga memohon maaf dengan kerendahan hati apabila Almarhum memiliki kesalahan kepada Anda sekalian, maupun di hadapan Allah SWT, kiranya sudilah kiranya memberikan maaf. Semoga Anda sekalian juga berkenan memohonkan ampunan (untuk Almarhum) ke hadirat Allah SWT. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh," demikian lelayu atau kutipan sesorah (pidato) dalam bahasa Jawa halus (Krama Inggil).
Almarhum Zoelham meninggalkan istri tercinta Mei Wulandari, ibunda Rini Darmasih, serta tujuh putra-putri, yakni Rahmadani Gaizka Sapura, Raya Albani Saputra, Aluna Sagita Dara Dinanti, Regiely Gangsal Saputra, Gemila Bumi Hayunda, Raditya Fatsalino Saputra, dan Mariana Gaizka Maharani.
Rasa duka cita disampaikan oleh Manajemen Persis Solo melalui Head of Media, Bryan Barcelona. Pihak Laskar Sambernyawa menyampaikan rasa terima kasih atas sumbangsih luar biasa almarhum.
"Mas Zul memiliki peran penting. Satu Jiwa adalah warisan berharga yang akan terus hidup bersama perjalanan klub," ungka Bryan Barcelona, dipetik dari Solo Balapan (Jawa Pos Group).
Duka yang sama juga dirasakan oleh elemen suporter. Presiden DPP Pasoepati, Jodi, mengonfirmasi bahwa keluarga besar suporter akan hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka dan prosesi pemakaman di Astanalaya Sidomulyo, Gawanan, Sukoharjo.
“Kami sangat kehilangan. Kami akan selalu mengenang lagu Satu Jiwa ciptaan beliau yang selalu membakar semangat di tribun,” tutur Jodi.
Selain perannya di dunia sepak bola, Zoelham Juga dikenal sebagai pilar utama skena musik independen Kota Bengawan. Ia dikenal sebagai pribadi yang terbuka, rendah hati, dan selalu mendukung regenerasi musisi muda di Solo.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
