
Persebaya Surabaya punya semangat berlipat untuk bangkit di laga berikutnya bersama Bernardo Tavares. (Persebaya)
JawaPos.com–Mimpi dan harapan Bonek di Tahun Kuda Api terasa begitu menyala. Persebaya Surabaya mendapat suntikan energi untuk bangkit, tepat ketika semangat Imlek 2026 menyatukan optimisme dan keyakinan akan masa depan yang lebih cerah.
Tahun Kuda Api identik dengan keberanian, kecepatan, dan daya juang tanpa henti. Nilai itu seolah menyatu dengan karakter Persebaya yang tak pernah lelah berlari mengejar kemenangan.
Persebaya Surabaya menyambut Tahun Kuda Api pada 2026 dengan harapan dan semangat berlipat. Klub kebanggaan Kota Pahlawan itu mengirim doa sekaligus pesan penuh energi kepada seluruh Bonek dan Bonita.
“恭喜發財,萬事如意 (Gong Xi Fa Cai, Wan Shi Ru Yi)! ???????????? Selamat merayakan Tahun Baru Imlek, Tahun Kuda Api, untuk seluruh Bonek dan Bonita. Semoga di tahun ini langkah kalian selalu kencang seperti kuda berlari, membawa kesuksesan, keberuntungan, dan rezeki yang tak pernah berhenti mengalir,” tulis Persebaya Surabaya.
Ucapan itu langsung disambut hangat suporter. Kolom komentar dipenuhi doa, semangat, dan keyakinan Persebaya Surabaya segera kembali ke jalur kemenangan.
”Pokok seng penting punggawa @officialpersebaya semangat terus dan sehat wal afiat, ????????????,” ujar salah satu Bonek. Dukungan itu menggambarkan loyalitas tanpa syarat, apa pun hasil yang baru saja diraih tim kesayangan.
”Semangat ????,” ujar salah satu Bonek. Singkat, namun sarat makna dan penuh dorongan moral untuk para pemain.
”WANI ????????????,” ujar salah satu Bonek. Satu kata khas yang selalu menjadi identitas keberanian dan tekad Green Force.
”Josss????,” ujar salah satu Bonek. Ekspresi sederhana itu terasa seperti suntikan adrenalin bagi tim yang sedang berbenah.
”Amin ya,” ujar salah satu Bonek. Doa itu mengalir tulus, menyertai harapan agar perjalanan di Tahun Kuda Api membawa berkah dan prestasi.
Semangat Tahun Kuda Api datang di momen yang tepat. Persebaya Surabaya baru saja menelan kekalahan pada pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (14/2) malam WIB, Green Force harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2. Hasil itu memutus catatan impresif 13 pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dijaga penuh perjuangan.
Kekalahan tersebut terasa pahit karena terjadi di hadapan ribuan pendukung sendiri. Publik GBT yang biasanya pulang dengan senyum, kali ini harus menerima kenyataan dengan kepala tertunduk.
Gol semata wayang tuan rumah dicetak Mihailo Perovic pada menit ke-64. Setelah itu, tekanan demi tekanan dibangun, namun skor tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Bernardo Tavares menunjukkan sikap sportif seusai laga. Dia memberi apresiasi kepada lawan yang tampil efektif memanfaatkan peluang.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
