
Ezequiel Vidal cetak dua gol selamatkan PSIM Jogja dari kekalahan lawan Persik Kediri. (Istimewa)
JawaPos.com–Ezequiel Vidal menjadi sorotan utama laga tandang PSIM Jogja saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/2). Dua gol yang dicetak Vidal memastikan Laskar Mataram pulang dengan satu poin, meski sempat tertinggal dua kali.
Pertandingan BRI Super League pekan ke-21 antara Persik lawan PSIM berlangsung panas sejak menit awal. Tuan rumah sempat memimpin melalui gol Jon Toral pada menit ke-31, membuat PSIM Jogja berada dalam tekanan.
Namun Ezequiel Vidal membuktikan kelasnya dengan gol penyama kedudukan untuk PSIM sebelum babak pertama selesai, menegaskan bahwa dirinya adalah pemain yang tidak bisa diabaikan lawan. Memasuki babak kedua, Persik Kediri kembali memimpin lewat penalti Ezra Walian di menit ke-55.
Ezequiel Vidal menunjukkan ketangguhannya. Tujuh menit berselang, pemain asal Argentina itu kembali mencetak gol untuk PSIM, membawa skor menjadi imbang 2-2.
Gol kedua Vidal ini tidak hanya menyelamatkan satu poin, tapi juga menegaskan reputasinya sebagai savior PSIM Jogja di laga-laga penting. Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mengomentari jalannya pertandingan antara Laksar Mataram vs Persik Kediri.
”Dua kali mereka unggul dan tim saya bangkit. Jadi menurut saya, itu hal positif bagi kami bahwa kami bisa bangkit setelah dua kali tertinggal,” ungkap Van Gastel dikutip dari psimjogja.id.
Selain gol, kontribusi Vidal dalam membuka ruang dan menekan pertahanan lawan membuat permainan PSIM Jogja lebih hidup. Setiap kali bola ada di kakinya, serangan tim tamu menjadi lebih berbahaya dan sulit diantisipasi lawan.
Hasil imbang ini dianggap Van Gastel realistis mengingat jalannya pertandingan yang penuh tekanan. Meski begitu, satu poin dari markas lawan menjadi bukti bahwa PSIM Jogja masih bisa bertahan di papan tengah klasemen, terutama berkat aksi heroik Vidal.
Bagi PSIM Jogja, Vidal bukan sekadar pencetak gol. Dia menjadi motor serangan dan simbol mental juang tim. Jika performa ini konsisten, Laskar Mataram punya kans besar untuk terus bersaing di BRI Super League, dan Vidal akan tetap menjadi nama yang wajib diperhitungkan setiap lawan menghadapi PSIM Jogja.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
