
Nova Arianto akan bergabung dalam jajaran tim pelatih senior untuk membantu John Herdman sebagai asisten pelatih. (Dok. Instagram/@novarianto30)
JawaPos.com – Tugas Nova Arianto sebagai pelatih sementara Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia berakhir. Selanjutnya, ia akan bergabung dalam jajaran tim pelatih senior untuk membantu John Herdman sebagai asisten pelatih. Adapun posisi pelatih kepala Timnas U-17 kini resmi dipercayakan kepada Kurniawan Dwi Yulianto.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Sumardji, memastikan hal tersebut. “Iya. Jadi Kurniawan itu dibantu Coach Dwi Priyo Utomo akan membawa Timnas U-17. Makanya, untuk uji coba ini, Nova hanya mendampingi,” ujar Sumardji.
Nova sebelumnya memimpin tim U-17 dalam dua laga uji coba internasional, yakni dua kali menghadapi China U-17. Hasilnya, Indonesia menelan dua kekalahan. Pada pertemuan pertama, Indonesia kalah tujuh gol tanpa balas. Pada pertemuan kedua, Indonesia kalah 2-3.
Menurut Nova, dua pertandingan uji coba tersebut memberikan banyak pelajaran penting, terutama terkait kesiapan mental dan pengalaman bertanding para pemain di level internasional. Mantan penggawa Persib Bandung itu menilai para pemain masih membutuhkan jam terbang lebih tinggi agar mampu bersaing dengan negara lain yang telah memiliki sistem pembinaan lebih matang.
Karena itu, Nova merekomendasikan agar Timnas U-17 memperbanyak agenda uji coba internasional sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas permainan. Bahkan, menurut Nova, idealnya skuad Garuda Asia menjalani sedikitnya 17 pertandingan uji coba sebelum tampil di Piala Asia U-17 2026.
“Pemain harus mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari luar negeri. Itu sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan memahami tempo permainan internasional,” ujarnya.
Selain uji coba, Nova juga mendorong penambahan pemain melalui proses pemantauan yang lebih luas. Saat ini, sebagian besar pemain masih berasal dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Menurutnya, perlu pendalaman seleksi agar komposisi tim semakin kompetitif.
Program pemusatan latihan (training camp) juga menjadi perhatian. Nova merekomendasikan Yogyakarta sebagai lokasi TC karena dinilai memiliki fasilitas memadai, lingkungan kondusif, serta atmosfer yang mendukung fokus latihan pemain muda.
“Kami sudah berkomunikasi dengan para pelatih terkait rencana TC di Yogyakarta. Tempat itu sangat ideal untuk membangun kekompakan tim,” paparnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
