
Zalnando ketika menjadi model brandnya sendiri. (Dok. Zalnando)
JawaPos.com - Bek Persib Bandung yang tengah menjalani masa peminjaman di Persita Tangerang, Zalnando, mulai serius menata usaha bisnisnya.
Pemain berusia 29 tahun itu kini fokus mengembangkan bisnis fesyen miliknya yang bernama Valta, sebuah brand clothing yang dirintis beberapa tahun terakhir.
Keseriusan tersebut ditandai dengan relokasi penuh Valta ke lokasi baru di Jalan Wangsareja 11, Kota Bandung.
Tempat ini tak sekadar menjadi toko, tetapi juga berfungsi sebagai kantor sekaligus gudang operasional. Dengan demikian, seluruh aktivitas brand kini terpusat dalam satu titik yang lebih representatif.
Langkah ini menjadi fase penting dalam perjalanan Valta. Jika sebelumnya operasional masih dilakukan secara kolektif dan berbagi ruang, kini Zalnando sudah memiliki ruang mandiri untuk mengembangkan usahanya.
Konsep yang diusung pun tidak sekadar menjual produk fesyen, tetapi membangun ruang kreatif yang lebih hidup.
Di lokasi tersebut, Valta berbagi area dengan kedai kopi lokal, menciptakan suasana yang lebih cair dan terbuka bagi komunitas.
Kehadiran konsep ini diharapkan bisa menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, hingga memperluas jejaring, khususnya di kalangan anak muda Bandung yang dikenal kreatif.
Dari sisi produk, Valta mengusung gaya utility gear yang fungsional dan relevan dengan kebutuhan aktivitas harian.
Brand ini menghadirkan beragam item seperti jaket, topi, kaos, celana, hingga tas. Desainnya dibuat simpel namun tetap memperhatikan detail dan kenyamanan, sehingga bisa digunakan untuk bekerja maupun kegiatan kasual.
Zalnando tetap terlibat dalam menentukan arah kreatif brand yang ia bangun. Meski sudah memiliki tim desain sendiri, konsep dan identitas produk tetap berada dalam kendalinya agar sesuai dengan visi awal yang ingin ditanamkan.
Di tengah jadwal padat sebagai pesepak bola profesional di kompetisi Super League, langkah Zalnando membangun bisnis fesyen menunjukkan perencanaan jangka panjang.
Dunia sepak bola memang menjadi karier utamanya, tetapi ia juga mulai mempersiapkan masa depan lewat sektor kreatif.
Fenomena atlet yang merambah dunia bisnis bukan hal baru. Namun, pendekatan yang dilakukan Zalnando dengan membangun ekosistem kreatif di Bandung memberi warna berbeda.
Ia tak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi yang memperkuat identitas brand.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
