Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Februari 2026 | 14.58 WIB

Digempur Kiper Asing! Harapan Kiper Lokal Indonesia di Pundak Ernando Ari Bersama Persebaya Surabaya

Ernando Ari siap jadi tumpuan kiper lokal Indonesia. (Persebaya) - Image

Ernando Ari siap jadi tumpuan kiper lokal Indonesia. (Persebaya)

JawaPos.com — Digempur kiper asing, harapan kiper lokal Indonesia kini bertumpu di pundak Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya. Di tengah derasnya arus penjaga gawang impor di Super League 2025/2026, nama Ernando menjadi simbol perlawanan talenta lokal yang belum mau menyerah.

Status kiper lokal di kompetisi kasta tertinggi mulai memasuki fase kritis. Regulasi kuota pemain asing yang bertambah membuat klub lebih leluasa merekrut penjaga gawang luar negeri sebagai pilihan utama.

Dampaknya terasa nyata di berbagai klub. Banyak kiper impor langsung menggeser pemain lokal dan mengunci posisi inti di bawah mistar.

Igor Rodrigues di Persita Tangerang, Sonny Stevens bersama Dewa United, hingga Arthur Augusto di Semen Padang FC menjadi contoh dominasi kiper asing musim ini.

Carlos Eduardo di Persija Jakarta, Kadu di PSBS Biak, Leo Navacchio di Persik Kediri, dan Alan Bernardon di Malut United ikut mempertegas tren tersebut.

Persis Solo bahkan mendatangkan Vukasin Vranes asal Serbia pada putaran kedua musim ini. Kehadirannya membuat Muhammad Riyandi harus rela tersisih dari posisi utama.

Fenomena ini memperlihatkan persaingan yang semakin ketat dan tanpa kompromi. Tanpa performa konsisten dalam latihan maupun pertandingan, kiper lokal bisa kehilangan tempat dalam waktu singkat.

Namun, kiper Indonesia belum benar-benar tenggelam. Sejumlah nama tetap tampil impresif dan membuktikan kualitasnya masih kompetitif.

Teja Paku Alam bersama Persib Bandung mampu bangkit dan mencatatkan jumlah nirbobol terbanyak musim ini.

Selain Teja, ada Nadeo Argawinata di Borneo FC, Cahya Supriyadi di PSIM, serta Aqil Savik di Bhayangkara FC yang terus menunjukkan kapasitasnya.

Di antara nama-nama tersebut, Ernando Ari menjadi sorotan tersendiri. Kiper Persebaya Surabaya itu memikul ekspektasi besar sebagai salah satu wajah masa depan kiper lokal Indonesia.

Statistiknya di Super League 2025/2026 menunjukkan performa yang stabil dan menjanjikan. Ia tampil 19 kali sebagai starter dengan total 1.710 menit bermain dan rata-rata 90 menit per laga.

Dari sisi pertahanan, Ernando mencatat kebobolan 0,9 gol per game. Ia juga membukukan rata-rata 3,4 penyelamatan per pertandingan dengan persentase saves mencapai 79 persen.

Catatan enam clean sheets menjadi bukti kontribusinya untuk Persebaya Surabaya. Selain itu, ia melakukan 5,5 tendangan gawang per laga yang membantu distribusi awal serangan tim.

Dalam aspek distribusi, akurasi operan Ernando mencapai 80 persen dengan rata-rata 11,5 operan per game. Akurasi bola panjangnya berada di angka 58 persen, menunjukkan kemampuan membangun serangan dari lini belakang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore