
Risto Mitrevski cetak gol Persebaya Surabaya ke gawang Bali United. (Persebaya)
JawaPos.com - Gak masuk akal, tapi nyata terjadi di Gianyar. Tanpa striker murni hampir sepanjang laga, Persebaya Surabaya justru tampil superior dan menggunduli Bali United 3-1 pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026).
Kemenangan ini terasa istimewa karena Persebaya Surabaya harus bermain tanpa ujung tombak murni sejak menit ke-39. Mihailo Perovic yang mencetak gol pembuka ditarik keluar lebih cepat, memaksa Bernardo Tavares meracik skema tak biasa yang ternyata berjalan sempurna.
Sejak peluit awal, Persebaya Surabaya langsung menekan dan menunjukkan keberanian bermain terbuka di kandang lawan. Pada menit ke-3, Leo Lelis dan Francisco Rivera sudah mengancam meski peluang mereka belum berbuah gol.
Bali United tidak tinggal diam dan mencoba membalas lewat Teppei Yachida serta Tim Receveur di menit ke-7. Namun, lini belakang Persebaya Surabaya tampil disiplin dan mampu mematahkan serangan-serangan awal tuan rumah.
Persebaya Surabaya terus menguasai ritme permainan dengan sirkulasi bola cepat dari lini tengah. Peluang demi peluang tercipta lewat Dimas Wicaksono, Mihailo Perovic, hingga Gali Freitas meski masih bisa dibendung barisan belakang Bali United.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-25. Mihailo Perovic sukses menuntaskan peluang menjadi gol setelah menerima aliran bola matang, mengubah skor menjadi Bali United 0-1 Persebaya Surabaya.
Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri tim tamu.
Francisco Rivera kembali mengancam di menit ke-26, sementara Bali United mencoba merespons lewat Mirza Mustafic dan Rahmat Arjuna, tetapi Ernando Ari masih sigap di bawah mistar.
Momen krusial terjadi pada menit ke-39 ketika Mihailo Perovic ditarik keluar dan digantikan Malik Risaldi.
Sejak saat itu, Persebaya Surabaya praktis bermain tanpa striker murni, sebuah keputusan yang terlihat berisiko namun justru menjadi titik balik cerita laga.
Alih-alih bertahan total, Persebaya Surabaya tetap berani menyerang dengan rotasi posisi yang cair. Gali Freitas dan Francisco Rivera bergantian menusuk dari sisi sayap, membuat pertahanan Bali United terus tertekan.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya Surabaya. Bali United mencoba meningkatkan intensitas serangan, tetapi efektivitas menjadi masalah utama mereka sepanjang laga.
Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares kembali melakukan penyesuaian. Malik Risaldi digantikan Alfan Suaib, lalu Dimas Wicaksono digantikan Gustavo Fernandes untuk menjaga energi di lini tengah.
Bali United mencoba bangkit dengan memasukkan Diego Campos dan Kadek Agung. Namun, rapatnya blok pertahanan Persebaya Surabaya membuat setiap peluang tuan rumah selalu mentok di sepertiga akhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
