
Leo Lelis ungkap rahasia berduet dengan Risto Mitrevski di lini belakang Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Kunci utama kekuatan duet Leo Lelis dan Risto Mitrevski terletak pada komunikasi dan konsistensi yang terus terjaga dari laga ke laga. Tak hanya di dalam lapangan, hubungan keduanya juga terjalin baik di luar pertandingan sehingga membuat koordinasi di lini belakang Persebaya Surabaya terasa semakin solid.
Duet bek tengah “gundul” ini perlahan menjelma menjadi fondasi penting dalam kebangkitan performa Green Force. Ketangguhan Leo Lelis dan Risto Mitrevski membuat pertahanan Persebaya Surabaya kian sulit ditembus lawan sepanjang beberapa pekan terakhir.
Stabilitas lini belakang Persebaya Surabaya terlihat jelas dari catatan lima pertandingan terakhir saat Leo dan Risto tampil sebagai starter. Dalam periode tersebut, tim kebanggaan Bonek itu mencatatkan dua clean sheet dan hanya kebobolan dua gol.
Statistik tersebut mencerminkan peningkatan signifikan dibandingkan laga-laga awal musim. Persebaya Surabaya kini tampil lebih tenang saat bertahan dan lebih percaya diri dalam mengontrol ritme permainan.
Kekompakan duet Leo dan Risto juga tak berdiri sendiri. Dukungan dari Toni Firmansyah dan Milos Raickovic di lini tengah membantu menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Di sektor sayap, peran Jefferson Silva dan Catur Pamungkas turut melengkapi soliditas pertahanan. Kolaborasi antarlini ini membuat struktur permainan Persebaya Surabaya semakin rapi dan terorganisasi.
Leo Lelis mengakui adanya perkembangan positif yang dirasakan setiap kali mereka turun bersama. Pemahaman antarpemain disebutnya semakin kuat seiring bertambahnya menit bermain.
“Kami merasa chemistry semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan. Sekarang kami lebih memahami pergerakan satu sama lain, dan itu membuat lini pertahanan menjadi lebih kompak dan terorganisasi,” ujar Leo Lelis.
Bek asal Brasil tersebut menilai komunikasi menjadi faktor yang tidak bisa ditawar. Instruksi singkat, isyarat tubuh, hingga keputusan cepat di momen krusial menjadi penentu kokohnya lini belakang.
“Komunikasi dan konsistensi sangat penting. Kami banyak berbicara di dalam pertandingan, saling membantu, dan mencoba menjaga mentalitas yang sama di setiap laga,” lanjutnya.
Menurut Leo, kerja sama mereka terasa semakin alami karena intensitas kebersamaan yang terus meningkat. Semakin sering bermain bersama, semakin kecil celah kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.
“Semakin sering kami bermain bersama, kerja sama ini terasa semakin natural,” tandas pemain bernomor punggung andalan tersebut.
Tak hanya soal teknis, hubungan personal di luar lapangan ikut memberi pengaruh besar. Kedekatan emosional membuat mereka lebih saling percaya saat harus mengambil keputusan penting di area pertahanan.
Keberadaan duet gundul ini memberi rasa aman bagi lini tengah dan lini depan Persebaya Surabaya. Para pemain lain bisa bermain lebih agresif tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap area belakang.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
