
Toni Firmansyah (kanan) jadi salah satu pemain muda andalan Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian di putaran kedua Super League 2025/2026. Bukan karena bintang mahal atau transfer sensasional, melainkan karena status sebagai tim termuda ketiga di antara seluruh kontestan kompetisi.
Berdasarkan data rata-rata usia skuad Transfermarkt yang diolah JawaPos.com, Persebaya Surabaya menempati posisi ketiga dengan rerata umur 26,2 tahun.
Fakta ini menegaskan arah pembangunan tim Green Force yang konsisten mengandalkan energi muda untuk bersaing di level tertinggi.
Daftar 10 tim termuda di putaran kedua Super League menempatkan PSM Makassar di posisi teratas dengan rata-rata usia 25,5 tahun.
Persijap Jepara menyusul di urutan kedua dengan 25,8 tahun, sebelum Persebaya Surabaya mengunci posisi ketiga.
Persebaya Surabaya mencatat komposisi skuad berjumlah 29 pemain dengan 11 pemain asing. Kombinasi ini membuat Persebaya Surabaya relatif ramping, namun tetap kompetitif menghadapi padatnya jadwal kompetisi.
“Di saat ini kita harus mengetahui rumah yang kita miliki. Akademi, pemain muda, tim utama kita. Saya sudah menganalisa banyak pertandingan,” ujar Bernardo Tavares.
“Saya juga melihat beberapa pemain yang berada di sini, dan yang bermain di klub lain, di posisi lain, untuk mencoba melihat apa yang kita dapatkan, apa yang perlu kita ubah.”
Menariknya, Persebaya Surabaya sejajar dengan PSIM Yogyakarta dalam hal rata-rata usia pemain. PSIM juga mencatat angka 26,2 tahun, meski hanya memiliki 26 pemain dalam daftar skuad.
Di bawah Persebaya Surabaya, terdapat Borneo FC Samarinda dengan rata-rata usia 26,3 tahun. Persis Solo berada di posisi berikutnya dengan rata-rata usia 26,4 tahun dan jumlah pemain asing terbanyak di kelompok ini, yakni 13 pemain.
Persija Jakarta menempati peringkat ketujuh dalam daftar tim termuda. Macan Kemayoran mencatat rata-rata usia 26,6 tahun dengan komposisi 29 pemain dan 11 pemain asing.
Bali United FC menyusul dengan rata-rata usia 26,7 tahun. Klub asal Pulau Dewata ini dikenal konsisten menjaga keseimbangan antara pemain muda dan senior berpengalaman.
PSBS Biak dan Persita Tangerang melengkapi daftar 10 besar tim termuda. Keduanya mencatat rata-rata usia 26,8 dan 26,9 tahun, menunjukkan tren peremajaan yang cukup merata di Super League.
Di luar 10 besar, Bhayangkara Presisi Lampung FC mulai memasuki kategori usia matang dengan rata-rata 27 tahun. Arema FC, Madura United FC, hingga Semen Padang FC berada di rentang usia 27,4 sampai 27,6 tahun.
Persib Bandung, pemuncak klasemen sementara Super League, juga memiliki rata-rata usia 27,6 tahun. Maung Bandung membuktikan usia bukan satu-satunya faktor penentu performa di papan atas.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
