
Terakhir main di UEFA Conference League, berikut alasan Paulo Ricardo rela tinggalkan karier di Eropa demi Persija Jakarta. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bek Paulo Ricardo mengungkap alasannya bergabung dengan Persija Jakarta, meski sebelumnya berkarier di Eropa. Bahkan, pemain asal Brasil itu pada akhir tahun lalu masih bermain di UEFA Conference League 2025/2026.
Paulo Ricardo termasuk salah satu pemain baru Persija Jakarta. Bek berusia 31 tahun itu didatangkan dari klub Finlandia, Kuopion Palloseura, sekaligus jadi rekrutan ketiga dalam bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Rekam jejak Paulo Ricardo sebagai pemain tak sembarangan. Dia termasuk pesepak bola dengan segudang pengalaman karena pernah memperkuat sejumlah klub di berbagai belahan dunia, mulai dari Serie A Brasil, Liga Pro Arab Saudi, Liga Super Swiss, dan terakhir Veikkausliiga Finlandia.
Nah, terakhir saat berkarier di Finlandia, Paulo Ricardo tidak hanya tampil di kompetisi domestik, tetapi juga mencicipi atmosfer sepak bola Eropa. Dia tercatat bermain dua kali di kualifikasi UEFA Europa League dan memainkan empat pertandingan di UEFA Europa Conference League.
Termasuk saat menghadapi Crystal Palace, yang merupakan laga terakhirnya bareng KUPS. Dia masuk sebagai pemain pengganti dan tampil selama 25 menit dan membantu timnya bermain imbang 2-2 pada 18 Desember 2025.
Rekam jejak itu membuat pertanyaan muncul mengapa Paulo Ricardo mau meninggalkan kariernya di Eropa untuk bergabung dengan Persija. Dirinya pun mengungkap alasan di balik keputusannya.
"Saya sebenarnya punya banyak teman yang bermain di sini di sekitar Indonesia dan negara ini, orang Brasil dan lainnya," kata Paulo Ricardo ditemui di Nirwana Park Sawangan, Senin (3/2).
"Dan, ketika saya melihat banyak orang bermain di sini dan sangat menikmati waktu bersama keluarga mereka, dan para penggemar—seperti penggemar yang antusias di sini, suasana yang luar biasa—mudah bagi saya untuk memilih," tambahnya.
Selain itu, Paulo Ricardo juga ingin merasakan tantangan baru dalam kariernya. Persija jadi klub Asia Tenggara yang ia perkuat.
"Dan juga ketika tawaran itu datang, saya yakin bahwa ini tepat dan saya juga ingin merasakan sesuatu yang berbeda untuk karier saya. Jadi, mudah untuk memilih dan saya sangat senang dengan ini," terang dia.
Pemain serba bisa di lini belakang itu pun merasa bergabung dengan Persija sebagai keputusan tepat. Sebab, dia diterima dengan baik oleh segenap pemain Macan Kemayoran sehingga tak mengalami kesulitan beradaptasi.
"Jadi, sebenarnya saya terkejut dengan cara yang baik datang ke sini karena kami memiliki banyak pemain Brasil, tetapi bukan hanya karena itu. Semua pemain lokal, mereka menerima saya dengan sangat baik. Jadi, semuanya benar-benar bagus," ucap Paulo.
"Tidak (kesulitan beradaptasi), sebenarnya cukup mirip dengan iklim negara tropis Brasil, jadi bagi saya hampir sama. Dan saya pernah berada di berbagai tempat, di Timur Tengah, di Eropa. Jadi, saya pikir seiring waktu kita menjadi lebih mudah beradaptasi," imbuhnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
