
Kondisi kebugaran skuad Persebaya Surabaya terus dipantau jelang hadapi Dewa United. (Persebaya)
JawaPos.com — Bahaya mengintai Persebaya Surabaya jelang duel penting melawan Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. Kebugaran skuad Green Force belum sepenuhnya pulih ketika laga krusial itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).
Situasi ini jelas bukan kondisi ideal bagi Persebaya Surabaya yang tengah memburu poin penuh di kandang sendiri. Apalagi Dewa United datang dengan karakter permainan agresif dan disiplin yang kerap merepotkan lawan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak menutup mata dengan kondisi timnya saat ini. Ia mengakui masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan terkait fisik para pemainnya.
“Kami memiliki beberapa masalah fisik pada banyak pemain,” kata Bernardo Tavares. Kondisi tersebut membuat persiapan tim tidak bisa dilakukan secara maksimal sejak awal pekan.
Menurut pelatih asal Portugal itu, sejumlah pemain baru saja keluar dari ruang perawatan. Dampaknya, intensitas latihan dan kesiapan fisik tim belum mencapai level terbaik.
“Kami berharap dengan bantuan departemen medis kami dan kami berharap pemain pulih, karena saya pikir itu penting,” lanjutnya. Peran tim medis kini menjadi sangat krusial untuk mempercepat proses pemulihan pemain.
Bernardo berharap situasi ini bisa membaik mendekati hari pertandingan. Ia ingin para pemain berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi tekanan laga kandang.
“Kami berharap pekan depan tim kami bisa lebih bugar secara fisik,” ujarnya. Ia menegaskan banyak pemain Persebaya Surabaya yang baru saja pulih dari cedera.
Meski diterpa persoalan kebugaran, Persebaya Surabaya tetap memiliki modal nonteknis yang cukup menarik. Faktor itu datang dari rekam jejak Bernardo Tavares saat menghadapi Dewa United di masa lalu.
Saat masih menukangi PSM Makassar, Bernardo cukup sering berhadapan dengan Dewa United di Super League. Catatan pertemuannya menunjukkan hasil yang relatif seimbang, namun tetap memberi gambaran positif.
Total ada enam pertemuan yang pernah dilalui Bernardo melawan Dewa United bersama PSM Makassar. Hasilnya, dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Dalam enam laga tersebut, tim asuhan Bernardo mencetak 10 gol dan kebobolan 8 gol. Dari sisi poin, ia mengoleksi total 8 poin dengan rata-rata 1,33 poin per pertandingan.
Salah satu kemenangan penting terjadi pada 27 Januari 2025 ketika PSM menang 3-2 di kandang Dewa United. Saat itu, Bernardo menggunakan formasi 4-3-3 defending yang cukup efektif.
Kemenangan lain diraih pada 26 Agustus 2024 saat PSM menang 3-1 di kandang sendiri. Bernardo memilih formasi 3-4-3 yang membuat permainan PSM lebih fleksibel dan agresif.
Namun, Bernardo juga pernah merasakan pahitnya kekalahan dari Dewa United. Pada 8 Juli 2023, PSM kalah 1-2 di kandang sendiri meski bermain dengan formasi 3-5-2.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
