Bruno Paraiba jadi striker jangkung lini depan di Persebaya Surabaya dengan tinggi 1,89 meter. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Dua kemenangan beruntun Persebaya Surabaya atas Malut United dan PSIM Jogjakarta membuat pelatih Bernardo Tavares sumringah. Ini merupakan modal bagus bagi timnya untuk menjaga asa bersaing menembus papan atas Super League.
Meski begitu, Bernardo Tavares tidak bisa berlarut-larut merayakan euforia, karena ia harus mencari solusi atas masalah kebugaran yang dialami sejumlah penggawa Persebaya.
“Kami memiliki beberapa masalah fisik pada banyak pemain. Kami berharap banyak pada bantuan departemen medis kami dan kami berharap pemain pulih, karena saya pikir itu penting untuk laga selanjutnya,” kata Bernardo Tavares seperti dikutip dari I-League.
Salah satu pemain yang diragukan untuk tampil pada laga selanjutnya menghadapi Dewa United adalah penyerang baru asal Brasil, Bruno Paraiba.
Tavares pun berharap agar para pemain Green Force bisa menjaga kebugaran tim, dan bagi yang mulai pulih dari cedera bisa segera kembali merumput.
“Kami berharap pekan depan tim kami bisa lebih bugar secara fisik. Karena banyak pemain yang baru pulih dari cedera,” ujarnya lagi.
Bruno Paraiba sendiri tampil gemilang dalam laga debutnya bersama Persebaya pada Minggu kemarin (25/1) saat mengalahkan tuan rumah PSIM Jogjakarta dengan skor telak 0-3. Ia memberi kontribusi berupa satu gol.
Sayangnya, pasca pertandingan itu, Bernardo Tavares menyebut kondisi Paraíba belum mencapai 100 persen. Sang pemain bahkan sempat mengalami masalah kecil saat mengalahkan PSIM.
Walaupun demikian, pelatih asal Portugal itu menilai Paraiba tampil impresif pada laga tersebut. Tetapi, Tavares enggan memujinya secara berlebihan karena satu pertandingan saja belum cukup untuk membuktikan bahwa Paraiba merupakan pemain berkelas.
“Bagiku semua pemain itu penting. Bukan hanya pemain yang mencetak gol, tapi juga pemain yang mampu memastikan kami tidak kebobolan, jadi itu penting baginya,” tuturnya lagi.
Kini, dengan adanya pemain cedera atau bermasalah pada kebugaran, kapasitas Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala benar-benar akan diuji. Ini akan menjadi tantangan tersendiri baginya, apakah ia mampu memaksimalkan skuad yang ada atau malah mengalami kemerosotan.
Baca Juga: Transfer Terbaik Persebaya Surabaya di Paruh Musim! Efek Instan Bernardo Tavares Bikin Liga Terkejut

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
