
Bruno Moreira siap jadi mesin gol Persebaya Surabaya hadapi PSIM Yogyakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan melakoni laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung Bantul. Atmosfer panas sudah terbayang karena laga ini menjadi ujian hasil perombakan skuad yang dilakukan pelatih Bernardo Tavares.
Persebaya Surabaya datang dengan semangat baru setelah melewati jeda kompetisi cukup panjang. Tim berjuluk Green Force itu memanfaatkan waktu untuk meramu ulang kekuatan dan menyatukan pemain lama dengan rekrutan anyar.
Bernardo Tavares mengakui persiapan dilakukan sejak awal Januari dengan intensitas tinggi. Fokus latihan diarahkan pada peningkatan kolaborasi antarpemain agar tim lebih solid dan kompetitif.
Menurut Bernardo, tim kuat tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain bintang. Ia menekankan pentingnya kompetisi sehat di setiap posisi demi menjaga performa tim sepanjang musim.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Bernardo juga menaruh perhatian besar pada suasana ruang ganti tim. Ia percaya kekompakan di luar lapangan akan berdampak langsung pada performa di atas lapangan.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya. Filosofi ini tercermin dari keberanian Persebaya Surabaya merombak skuad di tengah kompetisi.
Persebaya Surabaya diprediksi menurunkan kombinasi pemain lama dan wajah baru saat menghadapi PSIM. Gustavo Fernandes, Jefferson Silva, dan Bruno Paraíba berpeluang menjalani debut resmi bersama Green Force.
Meski begitu, sejumlah pemain lama tetap menjadi tulang punggung utama tim. Lima nama mencuat sebagai pemain dengan rating tertinggi sekaligus kandidat kunci kemenangan Persebaya Surabaya di Bantul.
Nama pertama tentu saja Bruno Moreira yang tampil konsisten sebagai gelandang serang. Dengan rating 7,45, Bruno menjadi motor permainan sekaligus mesin gol andalan Bernardo Tavares.
Pergerakan Bruno tanpa bola dan keberaniannya menusuk ke kotak penalti membuatnya sulit dijaga lawan. Ia kerap muncul di momen krusial untuk memecah kebuntuan dan memberi keunggulan bagi tim.
Kontribusi Bruno tidak hanya terlihat dari gol, tetapi juga dalam membangun serangan. Kreativitas dan visi bermainnya menjadi penghubung antarlini Persebaya Surabaya.
Di lini belakang, Risto Mitrevski tampil sebagai tembok kokoh dengan rating 7,40. Bek asing ini menunjukkan ketenangan dan ketangguhan dalam duel satu lawan satu.
Risto menjadi pemimpin di lini pertahanan yang kerap menghadapi tekanan lawan. Kemampuannya membaca permainan sangat dibutuhkan saat bermain di kandang PSIM yang dikenal agresif.
Nama berikutnya adalah Francisco Rivera yang mencatat rating 7,37. Gelandang ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan permainan Persebaya Surabaya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
