
Gustavo Fernandes jadi pemain paling tinggi di Persebaya Surabaya dengan tinggi 1,95 meter. (Instgarm @_guufernandes99)
JawaPos.com — Pesan Gustavo Fernandes ke Bonek langsung mencuri perhatian sejak namanya resmi diumumkan sebagai rekrutan anyar Persebaya Surabaya. Bek tengah asal Brasil itu hadir sebagai menara baru Green Force dengan postur menjulang setinggi 1,95 meter.
Gustavo Fernandes menjadi pemain asing terakhir yang didatangkan Bernardo Tavares untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
Kehadirannya melengkapi langkah Persebaya Surabaya yang lebih dulu merekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva.
Datangnya Gustavo Fernandes sekaligus menutup satu lubang penting di lini belakang Persebaya Surabaya. Ia diproyeksikan menggantikan peran Dime Dimov yang resmi hengkang dari tim kebanggaan Bonek.
Kini Persebaya Surabaya memiliki tiga bek tengah asing dengan karakter berbeda namun saling melengkapi. Risto Mitrevski, Leo Lelis, dan Gustavo Fernandes diharapkan menjadi benteng kokoh di era Bernardo Tavares.
Pesan Gustavo Fernandes ke Bonek disampaikan lewat kanal media pribadinya dengan nada penuh optimisme.
“Sangat senang dan termotivasi oleh kesempatan ini dalam karir saya. Semoga menjadi awal dari perjalanan positif yang penuh pencapaian,” tulisnya.
Pernyataan itu langsung mendapat respons hangat dari suporter Persebaya Surabaya. Bonek melihat Gustavo sebagai simbol harapan baru untuk memperbaiki rapuhnya pertahanan tim.
Secara profil, Gustavo Fernandes memiliki nama lengkap Gustavo Fernandes Henrique Querino. Ia lahir di Osasco, Brasil, pada 5 Juli 1999 dan kini berusia 26 tahun.
Postur tinggi menjadi keunggulan utamanya sebagai bek tengah modern. Dengan tinggi badan 1,95 meter dan kaki dominan kiri, Gustavo memberi variasi penting di lini belakang Persebaya Surabaya.
Status kewarganegaraan Brasil menambah warna Amerika Latin di ruang ganti Green Force. Gustavo resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2026.
Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp 4,35 miliar. Angka tersebut mencerminkan potensi besar yang dibawa Gustavo Fernandes ke kompetisi sepak bola Indonesia.
Selama karier profesionalnya, Gustavo mencatatkan 60 pertandingan di level senior. Ia juga menyumbang 3 gol dan 5 assist, statistik yang cukup produktif untuk seorang bek tengah.
Catatan disiplin Gustavo tergolong moderat sepanjang kariernya. Ia mengoleksi 11 kartu kuning dan satu kartu kuning kedua dengan total menit bermain mencapai 4.534 menit.
Pengalaman Gustavo ditempa di sejumlah klub Portugal. Ia pernah membela FC Penafiel, AD Sanjoanense, Valadares Gaia FC, hingga Anadia FC.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
