
Arief Catur Pamungkas jadi pemain paling sibuk di Persebaya Surabaya pada putaran pertama. (Instagram @ariefcaturp)
JawaPos.com — Bukan Bruno Moreira, pemain dengan menit bermain tertinggi di Persebaya Surabaya justru datang dari sektor lokal. Sosok itu adalah Arief Catur Pamungkas yang tampil konsisten sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026 bersama Green Force.
Persebaya Surabaya menunjukkan wajah berbeda musim ini dengan tidak sepenuhnya bergantung pada legiun asing.
Tim Kota Pahlawan justru memberi peran besar kepada pemain lokal yang mampu menjawab kepercayaan pelatih lewat performa stabil.
Dari lima pemain yang paling sering diturunkan Persebaya Surabaya, dua di antaranya merupakan pemain lokal. Bahkan, satu nama lokal menempati posisi teratas dalam daftar menit bermain terbanyak di skuad Green Force.
Arief Catur Pamungkas menjadi pemain dengan menit tampil tertinggi sejauh ini. Bek kanan asal Mojokerto tersebut tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.461 menit bermain.
Catatan tersebut membuat Arief unggul tipis dari pemain asing andalan Persebaya Surabaya. Ia melampaui Milos Rajkovic, Bruno Moreira Soares, hingga Francisco Rivera yang selama ini dikenal sebagai tulang punggung tim.
Peran Arief begitu krusial di sisi kanan pertahanan Persebaya Surabaya. Ia nyaris tak tergantikan dan selalu dipercaya mengisi starting eleven dalam sebagian besar laga putaran pertama.
Lahir di Mojokerto pada 25 Juli 1999, Arief kini berusia 26 tahun dan berada pada fase matang kariernya. Tingginya 1,74 meter dengan kaki dominan kanan membuatnya ideal sebagai bek kanan modern.
Selain beroperasi sebagai bek kanan, Arief juga fleksibel menempati beberapa posisi lain. Ia bisa dimainkan sebagai bek kiri maupun bek tengah sesuai kebutuhan tim.
Arief bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak 20 April 2022. Kontrak terakhirnya diperpanjang pada 9 Mei 2023 dan hingga kini masih menjadi bagian penting skuad Green Force.
Dari sisi statistik, kontribusi Arief tak hanya terlihat dari jumlah menit bermain. Ia mencatatkan satu gol, satu assist, dan delapan percobaan tembakan sepanjang musim ini.
Expected Goals atau xG Arief mencapai angka 2,39 yang cukup tinggi untuk ukuran pemain bertahan. Statistik ini menunjukkan keberaniannya membantu serangan saat Persebaya Surabaya menekan lawan.
Dalam distribusi bola, Arief mencatatkan akurasi umpan sebesar 78 persen. Ia juga menciptakan empat keypass yang berujung peluang berbahaya bagi Persebaya Surabaya.
Secara defensif, Arief tercatat melakukan 21 pelanggaran dan 17 kali dilanggar lawan. Ia mengoleksi tiga kartu kuning tanpa satu pun kartu merah.
Mentalitas Arief menjadi salah satu faktor penting di balik konsistensinya. “Di saat kamu diragukan jawablah dengan tenang dan tetaplah berjalan untuk menatap tantangan yang ada di depan,” ungkap Arief Catur Pamungkas di kanal media pribadinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022