
Bernardo Tavares memberikan sinyal masih membuka peluang pemain baru Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Saga transfer Persebaya Surabaya memasuki babak baru di era kepelatihan Bernardo Tavares. Pergerakan agresif Green Force pada bursa paruh musim kali ini bahkan menyeret nama besar Persib Bandung dan Persijap Jepara dalam pusaran persaingan bursa transfer yang kian panas.
Persebaya lebih dulu membuat gebrakan dengan mengumumkan tiga pemain asing anyar untuk putaran kedua. Mereka adalah Jefferson Silva, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes yang semuanya berasal dari Brasil.
Ketiga pemain tersebut merupakan rekomendasi langsung dari Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar Persebaya Surabaya. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus menstabilkan performa tim di sisa musim.
Manajemen Persebaya Surabaya juga belum menutup pintu untuk mendatangkan pemain asing tambahan. Bernardo Tavares mengisyaratkan keputusan lanjutan akan diambil setelah evaluasi bersama jajaran direksi klub.
“Kami akan melihat solusi terbaik berdasarkan kontribusi pemain yang ada dan membahasnya bersama dewan direksi,” ujar Tavares.
Pernyataan itu menegaskan fleksibilitas Persebaya Surabaya dalam merespons dinamika kebutuhan tim. Dengan tambahan tiga pemain Brasil tersebut, Persebaya Surabaya berharap tampil lebih solid dan konsisten sepanjang musim.
Target bersaing di papan atas Super League 2025/2026 pun semakin ditekankan manajemen.
Di tengah fokus pada pemain asing, Persebaya Surabaya juga dikabarkan mengincar striker lokal milik Persib Bandung. Nama itu adalah Dimas Drajad yang saat ini tengah dipinjamkan ke Malut United.
Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Dimas Drajad pertama kali dibongkar akun fanbase Green Force, @tribunpersebaya, Kamis (8/1). “RUMOUR. Apakah dia tertarik gabung kita? Ya atau tidak, coach @bernardotavares80?” tulis akun tersebut.
Secara peluang, kans Persebaya Surabaya mengamankan Dimas Drajad dinilai cukup terbuka. Persib Bandung disebut tidak keberatan melepas sang striker karena persaingan di lini depan yang sudah sangat ketat.
Posisi penyerang utama Persib kini menjadi milik Andrew Jung dan Ramon Tanque. Keduanya silih berganti tampil sesuai strategi yang diterapkan pelatih Bojan Hodak.
Situasi Dimas Drajad juga diperumit respons negatif Bobotoh. Aksinya ikut selebrasi saat Persib kebobolan di markas Malut United membuat relasinya dengan suporter semakin renggang.
Sementara itu, Malut United yang meminjam Dimas hingga akhir musim 2025/2026 dinilai enggan mempermanenkannya. Indikasinya terlihat dari menit bermain yang minim, hanya enam laga dengan total 77 menit.
Opsi paling realistis bagi Persebaya Surabaya adalah mengambil skema peminjaman hingga akhir musim. Kontrak Dimas Drajad sendiri masih terikat bersama Persib Bandung hingga 2027.
Tak hanya melibatkan Persib Bandung, saga transfer Persebaya Surabaya juga bersinggungan dengan Persijap Jepara. Kedua klub kini dikabarkan bersaing memburu striker asal Brasil, Joao Tavares.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
