Insiden pemain PS Putra Jaya Pasuruan yang melakukan tendangan keras kepada pemain Perseta 1970 Tulungagung hingga berhujung pada larangan bermain seumur hidup (Bein Sports)
JawaPos.com – Sepak bola Indonesia menjadi sorotan luas setelah sebuah insiden kekerasan berat terjadi dalam pertandingan resmi.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (12/1), Aksi tersebut melibatkan seorang pemain yang melanggar ketentuan permainan secara ekstrem. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari otoritas sepak bola dan masyarakat internasional.
Hukuman terberat dijatuhkan kepada Muhammad Hilmi Gimnastiar, gelandang PS Putra Jaya Pasuruan.
Baca Juga: PSSI dan AFC Perkuat Integritas Sepak Bola Indonesia dengan Sosialisasi Anti Match Fixing
Gimnastiar dikenai sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup serta denda sebesar Rp 2,5 juta. Keputusan ini diambil setelah ia melakukan penyerangan brutal terhadap pemain lawan dalam laga divisi keempat.
Insiden terjadi pada menit ke-71 saat pertandingan masih berlangsung. Gimnastiar secara sengaja mengabaikan bola dan melancarkan tendangan keras ke arah dada Firman Nugraha. Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pemain dan melampaui batas sportivitas.
Akibat insiden itu, Firman Nugraha harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Tulang Rusuk Firman Nugraha Retak Gara-gara Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi! Terancam Absen 3 Bulan
Meski tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa, ia membutuhkan penanganan intensif dan bantuan oksigen. Rekaman kejadian tersebut dengan cepat menyebar dan menuai kecaman luas.
Manajemen PS Putra Jaya Pasuruan segera mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Gimnastiar.
Klub juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada Perseta 1970 Tulungagung dan publik sepak bola nasional. Langkah tersebut menegaskan sikap klub terhadap tindakan yang mencederai nilai olahraga.
Otoritas sepak bola Indonesia menilai sanksi ini sebagai peringatan keras bagi seluruh pemain. Hukuman larangan seumur hidup dimaksudkan untuk menegakkan disiplin dan melindungi keselamatan di lapangan.
Insiden ini sekaligus menempatkan sepak bola Indonesia dalam perhatian dunia terkait komitmen terhadap sportivitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
