
Kuncoro saat jadi caretaker Arema FC. (I.League / LIB)
JawaPos.com — Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro tutup usia, sepak bola Indonesia berduka atas kepergian salah satu figur paling loyal di tubuh Singo Edan. Kabar duka ini mengguncang Malang dan komunitas sepak bola nasional karena Kuncoro wafat saat masih aktif mendampingi tim kebanggaan Aremania.
Kabar yang diterima JawaPos.com menyebutkan Kuncoro meninggal dunia usai kolaps di pinggir lapangan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong hingga akhirnya dinyatakan wafat.
Kepergian mendadak ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Arema FC. Sosok Kuncoro selama ini dikenal rendah hati, pekerja keras, dan selalu siap berada di garis depan dalam kondisi apa pun.
Mendiang Kuncoro merupakan salah satu legenda Arema FC yang mengabdikan hidupnya untuk klub asal Malang tersebut. Ia juga sempat beberapa kali dipercaya menjadi caretaker atau pelatih interim di masa-masa krusial.
Berdasarkan data Transfermarkt, Kuncoro lahir di Malang pada 7 Maret 1973 dan wafat pada usia 52 tahun. Ia berkewarganegaraan Indonesia dan memiliki Lisensi Kepelatihan A Nasional.
Dalam catatan karier kepelatihannya, periode rata-rata Kuncoro sebagai pelatih tercatat 0,05 tahun. Ia dikenal menyukai formasi 4-3-3 Defending yang menekankan disiplin dan keseimbangan permainan.
Dedikasi Kuncoro bersama Arema FC terbilang luar biasa dan berlangsung lebih dari satu dekade. Sejak 2011, ia setia mengabdi dalam berbagai peran di panel kepelatihan Singo Edan.
Perjalanan panjangnya dimulai dari pelatih fisik sebelum kemudian dipercaya menjadi asisten pelatih utama. Peran tersebut dijalani dengan konsisten di tengah dinamika pergantian pelatih kepala yang cukup sering terjadi.
Sepanjang pengabdiannya, Kuncoro tercatat mendampingi puluhan pelatih kepala berbeda. Nama-nama besar seperti Rahmad Darmawan, Milomir Seslija, hingga Joel Cornelli pernah bekerja bersama sosok kelahiran Malang ini.
Kepercayaan manajemen Arema FC kepada Kuncoro terlihat dari perannya saat masa transisi. Ia kerap menjadi figur penenang di ruang ganti ketika klub berada dalam situasi sulit.
Peran sebagai pelatih interim menjadi salah satu catatan penting dalam kariernya. Kuncoro sering kali hadir sebagai solusi darurat ketika Arema FC kehilangan pelatih kepala.
Pengabdian terbarunya sebagai Pelatih Interim terjadi pada musim 2024/2025, tepatnya pada Desember 2024 hingga Januari 2025.
Baca Juga: Deal! Persija Jakarta Tunggu Kedatangan Ivar Jenner, Macan Kemayoran Sudah Capai Kesepakatan
Dalam periode singkat tersebut, ia mencatatkan statistik impresif dengan rata-rata 3,00 poin per pertandingan dari dua laga.
Sebelumnya, Kuncoro juga sempat memimpin tim sementara pada musim 2023/2024. Ia juga pernah menjalankan peran serupa pada musim 2020/2021 dengan penuh tanggung jawab.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
