Pelatih Deltras FC Widodo C.P. (tengah) saat konferensi pers usai laga lawan Kendal Tornado FC (11/1).
JawaPos.com – Deltras FC Sidoarjo memetik poin penuh di kandang. Pada pekan ke-15 grup 2 Championship 2025-2026, Deltras FC menang dengan skor 3-1 atas Kendal Tornado FC pada Minggu (11/1) malam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro mengatakan sebelum peluit panjang tanda laga usai timnya akan terus bertarung. Pernyataan itu rupanya merespon sorakan negatif suporter Deltras FC, Deltamania, saat timnya tertinggal.
“Jadilah suporter yang bijak kalau menurut saya. Kami ini berjuang dari awal sampai akhir. Kalau 90 menit kami kalah, silahkan kalian (suporter, Red) menghujat kami,” kata Widodo.
Dalam laga lawan Tornado FC itu, Deltras FC memang sempat tertinggal gol lebih dahulu di babak pertama. Gol Patrick Cruz (27’) membuat penonton kaget.
Baru di babak kedua, Deltras FC melakukan comeback. Bahkan tiga gol Deltras terjadi dalam durasi singkat, lima menit.
The Lobster menjebol gawang lawannya melalui M.Idris (79’-pen), Thaufan Hidayat (81’), serta bunuh diri pemain Tornado FC Agung Prasetyo (84’-og).
“Kalau kita masih bertanding, support-lah kami, sedikit saja. Jangan malah mengeluarkan kata-kata yang tidak enak kepada pemain, saya dengar hal itu,” beber Widodo.
“Kalau hasilnya kita kalah, silahkan (hujat),” tambah eks pelatih Bali United itu.
Tone negatif Deltamania dalam menyoraki tim kesayangannya itu tak lepas dari hasil nirmenang Deltras FC dalam tiga laga kandang sebelum laga kandang versus Tornado FC ini. Tiga laga kandang sebelumnya Deltras FC memetik imbang 1-1 lawan Persiba Balikpapan (7/11), kalah 1-2 di tangan Persela Lamongan (11/11), dan seri 1-1 lawan PSS Sleman (22/11).
“Selama masa pertandingan, kami masih butuh tenaga. Perlu support dari semuanya,” ujar Widodo.
“Saya berharap kepada suporter, kami sudah bekerja keras, kami sudah berjuang, siapa sih yang mau kalah,” tambah pelatih kelahiran Cilacap, Jateng itu
Widodo berkata kalau timnya mengalami kekalahan, ada tekanan psikologis kepada seluruh pemain. Tak beban psikologis itu berlangsung tidak sehari atau dua hari saja.
“Kalau kalah, kami seminggu tidak bisa tidur. Selalu dipikirkan karena kami pelaku (di lapangan),” ungkap Widodo.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
