David da Silva dan Alwi Slamat tampak ikut bernyanyi Song For Pride bersama skuad Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — David da Silva dan Alwi Slamat kembali mencuri perhatian Bonek setelah keduanya masih hafal Song For Pride di Stadion Gelora Bung Tomo. Momen emosional itu terjadi meski mereka kini berseragam Malut United dan membuat banyak suporter Persebaya Surabaya terharu.
Persebaya Surabaya sendiri memastikan tiga poin penting usai menundukkan Malut United dengan skor 2-1 pada pekan ke-17 Super League.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2025) sore, berlangsung sengit dan penuh tensi hingga menit akhir.
Namun sorotan utama justru muncul setelah peluit panjang dibunyikan wasit. David da Silva dan Alwi Slamat, dua mantan pemain Persebaya Surabaya, tampak ikut bernyanyi Song For Pride bersama Bonek di tribun stadion.
Pemandangan tersebut menjadi bukti ikatan emosional yang belum terputus antara pemain dan klub lamanya. Meski kini berdiri sebagai lawan, rasa cinta pada Persebaya Surabaya terlihat jelas dari ekspresi keduanya.
Kisah menyentuh ini pertama kali dibagikan oleh salah satu fanbase Persebaya Surabaya melalui media sosial. Unggahan tersebut langsung menuai respons luas dari Bonek yang memadati kolom komentar.
“Reunian di Gelora Bung Tomo...Raut wajah David ga bisa bohong, miss you Predator cak Gundul @davidasilva14,” tulis akun @persebayafans.27.
Kalimat itu menggambarkan kerinduan mendalam suporter pada sosok penyerang tajam yang pernah menjadi idola.
Banyak Bonek menilai momen tersebut seolah membuka kembali kenangan lama yang belum tuntas. Sosok David da Silva dianggap meninggalkan jejak emosional yang kuat selama membela Persebaya Surabaya.
“DDS mungkin merasakan seperti ada yang belum tuntas di Persebaya,” ujar salah satu Bonek. Komentar ini menggambarkan perasaan kolektif suporter yang masih merasa terikat secara batin.
Tak sedikit pula yang terkejut karena David da Silva masih hafal lagu kebanggaan Bonek. Song For Pride yang biasanya dinyanyikan penuh emosi itu terasa semakin bermakna ketika dinyanyikan oleh mantan pemain.
“Bahkan dia hafal LAGU SONG FOR PRIDE,” ujar salah satu Bonek. Reaksi ini menunjukkan betapa kuatnya identitas Persebaya Surabaya yang melekat pada diri David.
Kenangan pahit dan manis selama masa sulit Persebaya Surabaya juga kembali diingat oleh suporter. Salah satu momen paling membekas adalah ketika David da Silva menangis di tengah lapangan saat tim sedang terpuruk.
“Masih ingat dulu persebaya lagi terpuruk sampai @davidasilva14 duduk dan menangis di tengah lapangan, kamu selalu diingat BONEK BONITA Cak Gundul,” ujar salah satu Bonek.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
