David da Silva bersama keluarga. (Bagus Putra Pamungka/Jawa Pos)
JawaPos.com - Penyerang Malut United, David da Silva, tak berangkat sendirian dalam laga away melawan Persebaya Surabaya. Istri dan kedua anaknya ikut serta.
“Kami ingin bernostalgia di Surabaya. Jujur, istri dan anak saya sangat senang kalau diajak ke Surabaya. Apalagi mereka pernah lama tinggal di Surabaya,” kata David saat ditemui Jawa Pos di Hotel Holiday Inn, Surabaya, Kamis (8/1).
Ya, bomber berusia 36 tahun itu pernah bermain untuk Persebaya Surabaya pada musim 2018. Sempat pindah ke Korea Selatan, dia kembali ke Surabaya pada pertengahan 2019. Sampai akhirnya hijrah ke Liga Malaysia pada akhir 2020.
Jika ditotal, David sempat sekitar dua tahun tinggal di Kota Pahlawan.
“Jujur, saya juga suka suasana di Bandung. Tapi di Surabaya, semuanya lebih komplet. Surabaya sudah seperti kota asal saya. Apalagi saya punya banyak teman dan kenangan di sini,” beber mantan pemain Persib Bandung itu.
Selama di Surabaya, David sering membawa keluarganya jalan-jalan keluar hotel. Antara lain membawa mereka ke restoran langganannya.
“Istri dan anak-anak saya sudah tahu tempat makan mana yang harus dikunjungi. Makanya kami sering makan di luar,” pungkas pemain kelahiran Guarulhos, Brasil, tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
