
Dipastikan satu pemain Persebaya Surabaya akan dicoret untuk memenuhi kuota resmi di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki era baru bersama Bernardo Tavares dengan komposisi pemain asing yang langsung mencuri perhatian. Total 12 pemain asing kini berada dalam skuad Green Force, dan satu nama dipastikan terdepak mengikuti regulasi Super League 2025/2026.
Kondisi ini membuat Persebaya Surabaya harus mengambil keputusan tegas karena aturan hanya memperbolehkan maksimal 11 pemain asing terdaftar. Situasi tersebut sekaligus menandai dimulainya seleksi ketat ala Bernardo Tavares demi membentuk tim yang lebih kompetitif.
Sejak resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala, Bernardo Tavares langsung bergerak cepat membenahi skuad. Ia membawa staf kepelatihan sendiri sekaligus mengidentifikasi sektor yang dianggap masih rapuh di putaran pertama.
Langkah awal dilakukan dengan mendatangkan dua pemain asing baru untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya resmi mengenalkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva pada Rabu, 7 Januari 2026.
“Iki lho Rek, Bruno kedua Persebaya, Bruno Paraiba. Paraiba yang berposisi striker tidak datang sendiri. Dia datang bersama Jefferson Silva, pemain kidal yang berposisi bek kiri. Selamat datang Rek, ayo bawa Persebaya terbang lebih tinggi lagi,” tulis ofisial Persebaya Surabaya melalui Instagram resmi klub.
Kehadiran dua pemain anyar itu langsung menambah jumlah pemain asing Persebaya Surabaya menjadi 12 nama. Situasi ini otomatis memunculkan konsekuensi serius karena regulasi liga tidak memberi ruang toleransi.
Di sisi lain, incaran baru Bernardo Tavares juga terungkap ke publik. Sosok tersebut adalah Gustavo Fernandes, bek tengah asal Brasil berusia 26 tahun.
Rumor itu pertama kali mencuat lewat akun Instagram @gosball pada Kamis (8/1/2026).
“Persebaya akan mendatangkan centre back asal Brazil, Gustavo Fernandes (26th). Musim ini ia bermain di Liga 2 Portugal untuk FC Penafiel,” tulis akun tersebut.
Isu tersebut semakin menguat setelah Penafiel resmi melepas Gustavo Fernandes. Pengumuman perpisahan disampaikan langsung oleh klub melalui akun resmi mereka.
“FC Penafiel SAD dan pemain Gustavo Fernandes telah mencapai kesepakatan dan berpisah. Selalu menjadi bagian dari kami. Terima kasih atas segalanya, Gustavo!,” tulis Penafiel.
Jika benar merapat, Persebaya Surabaya disebut berani menebus kontrak Gustavo Fernandes yang sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni. Bek tengah bernilai pasar Rp4,35 miliar itu baru tampil lima kali musim ini bersama Penafiel.
Masuknya Gustavo Fernandes diprediksi akan mengguncang hierarki lini belakang Persebaya Surabaya. Posisi bek tengah menjadi sektor paling padat oleh pemain asing.
Satu nama yang paling santer disebut bakal menjadi tumbal adalah Dime Dimov. Rumor itu juga diungkap akun Instagram @gosball pada Selasa (6/1/2025).
Dime Dimov yang berposisi sebagai bek tengah disebut tidak akan lagi berseragam hijau. Pemain asal Makedonia Utara dengan nilai pasar Rp 6,08 miliar itu baru didatangkan pada Januari 2025 lalu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
