
Oliver Leeming dan Theodore Leeming saat bermain di Perth RedStar Australia. (Perth RedStar)
JawaPos.com — Perjalanan Oliver Harry Leeming dan Theodore Evan Leeming, kakak-beradik kelahiran Australia jadi bagian Elite Pro Academy Persija Jakarta menjadi kisah segar dari pembinaan usia muda Persija Jakarta. Cerita ini menghadirkan dua saudara yang datang dari Australia dan langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional.
Lahir di Australia, namun hati telah memilih Indonesia sebagai rumah. Kalimat itu menggambarkan perjalanan Oliver Harry Leeming dan Theodore Evan Leeming yang kini membela Persija Jakarta di level EPA.
Kehadiran mereka menambah warna baru dalam proyek pembinaan Persija Jakarta yang berfokus pada talenta muda. Persija Jakarta melihat potensi besar dari latar belakang, karakter, dan pengalaman keduanya sejak usia dini.
Oliver Harry Leeming lahir pada 27 Februari 2006 dan kini berusia 19 tahun. Ia memiliki tinggi 1,78 meter dengan posisi utama sebagai bek kanan yang fleksibel bermain di sisi kiri.
Kemampuan bermain di dua sisi pertahanan membuat Oliver menjadi aset berharga di lini belakang Persija Jakarta U-20. Kaki dominannya yang seimbang memberi pelatih banyak opsi dalam skema permainan.
Oliver tercatat memiliki kewarganegaraan Australia dan Indonesia secara bersamaan. Paspor Indonesia ia peroleh dari sang ibu yang berasal dari Malang, Jawa Timur.
Perjalanan karier Oliver sebelum ke Indonesia dihabiskan di Australia bersama Perth RedStar. Pada 1 November 2025, ia resmi bergabung dengan Persija Jakarta U-20 untuk musim 2025/2026.
Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya di usia muda. Oliver memilih jalur kompetitif EPA Persija Jakarta untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.
Di Persija Jakarta U-20, Oliver dikenal sebagai pemain bertahan modern yang disiplin dan tenang. Perannya diharapkan mampu memperkuat struktur pertahanan tim muda Macan Kemayoran.
Sementara itu, Theodore Evan Leeming lahir di Perth pada 20 Desember 2007 dan kini berusia 18 tahun. Ia memiliki tinggi badan 1,79 meter dan berposisi sebagai penyerang.
Theodore juga menguasai kedua kaki dengan baik sehingga efektif dalam berbagai situasi menyerang. Karakter bermainnya dinamis dan agresif di area pertahanan lawan.
Sama seperti sang kakak, Theodore memiliki kewarganegaraan Australia dan Indonesia. Ibunya yang berasal dari Malang menjadi penghubung kuat dengan akar Indonesia.
Theodore lebih dulu merasakan atmosfer Persija Jakarta saat memperkuat Persija Jakarta U-18. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting sebelum naik ke level U-20.
Ia resmi bergabung dengan Persija Jakarta U-20 pada 1 September 2025. Langkah ini menegaskan kepercayaan klub terhadap potensi jangka panjangnya.
Sebelum hijrah ke Indonesia, Theodore mengembangkan karier di Australia bersama Perth SC dan Perth RedStar. Ia bergabung dengan Perth RedStar pada 22 Juli 2022 dan tampil konsisten.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
