Bernardo Tavares sudah terbang ke Surabaya demi pimpin era baru Persebaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Pesan singkat Bernardo Tavares mendadak jadi perbincangan usai Persebaya Surabaya menang di Pamekasan. Kalimat “3 poin lagi,” disebut bocor setelah ia menonton kemenangan Green Force dari jauh.
Momen itu terasa spesial karena Persebaya Surabaya baru saja mengamankan tiga poin penting. Kemenangan 1-0 atas Madura United terjadi di Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada pekan ke-16.
Laga tersebut memperpanjang tren positif Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. Green Force pulang dari Pamekasan dengan kepercayaan diri yang terus menanjak.
Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, tak menyembunyikan rasa syukur atas hasil tersebut. Ia menilai kemenangan lahir dari kerja kolektif seluruh elemen tim.
“Tentunya kita bersyukur bisa mendapatkan tiga poin di sini. Madura United adalah tim yang bagus,” ujar Coach Uston dalam konferensi pers.
Ia menegaskan hasil itu bukan kerja satu atau dua orang saja. “Ini hasil kerja keras pemain, pelatih, dan seluruh staf,” lanjutnya.
Coach Uston menutup pernyataannya dengan rasa lega. “Alhamdulillah, tiga poin hari ini bisa kita amankan,” ucapnya.
Secara statistik, Persebaya Surabaya tampil dominan sepanjang pertandingan. Penguasaan bola mencapai 68 persen dengan total 9 tembakan.
Dari sembilan percobaan itu, tiga di antaranya tepat mengarah ke gawang. Dominasi tersebut menunjukkan kontrol permainan Green Force di kandang lawan.
Meski demikian, pertandingan tidak berjalan mudah. Madura United tetap memberi ancaman lewat skema permainan mereka.
Coach Uston menyebut laga berlangsung menarik sejak awal. Kedua tim sama-sama datang dengan tren positif.
“Pertandingan ini cukup menarik karena kedua tim trennya sedang bagus,” katanya. Ia menilai lawan tampil disiplin sepanjang laga.
Menurutnya, Madura United memilih pendekatan bertahan. Mereka mengandalkan serangan balik cepat yang berbahaya.
“Namun Madura menerapkan permainan defence counter,” ujar Uston. Ia menilai skema itu berpotensi fatal jika lengah.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
