
PEMAIN KE-12: Pendukung Madura United selalu meramaikan tribun Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, ketika Laskar Sape Kerrap melakoni laga kandang. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Derbi Suramadu yang akan dilangsungkan besok (3/1) antara tuan rumah Madura United melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dipastikan tanpa penonton. Baik suporter tuan rumah maupun tim tamu.
Hal tersebut disampaikan oleh Safety and Security Officer Madura United, Sapto Wahyono. Ia mengatakan, mengacu pada regulasi larangan suporter tamu dari PSSI, serta hasil koordinasi dengan pihak kepolisian dan keamanan, diputuskan pertandingan harus digelar tanpa penonton.
“Kami juga belajar dari pengalaman sebelumnya terkait sanksi dan denda,” ujarnya.
Baca Juga: Ezra Walian dan Jaja Selangkah ke Persija Jakarta, Mohammad Prapanca Akui Sudah Ada Negosiasi
Meski digelar tanpa penonton, Wahyono menegaskan pengamanan tetap maksimal. Hal itu untuk mengantisipasi adanya suporter yang masih nekat hadir di area sekitar stadion.
“Pengamanan tetap maksimal dengan melibatkan TNI dan kepolisian,” tambahnya.
Wahyono berharap keputusan tersebut dapat diterima semua pihak, termasuk suporter Madura United yang tentu saja dirugikan dengan adanya keputusan tersebut.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat dan suporter Madura United,” ucapnya.
Pentolan K-Conk Mania, Mimit Tirmidzi, mengaku kaget dengan adanya keputusan tanpa penonton dari manajemen Madura United. Sebagai suporter setia Madura United, keputusan tersebut dinilainya sangat merugikan Laskar Sape Kerrab.
“Saya tidak mengerti alasannya apa. Yang jelas, ini merugikan,” ungkapnya.
Ia menuturkan, selama ini hubungan K-Conk Mania dan suporter Persebaya, Bonek, juga sangat baik. Tidak pernah ada gesekan atau masalah apa pun.
Laga Madura United vs Persebaya musim lalu. (Dok. Liga 1)
“Keputusan ini membuat kami tidak bisa bersilaturahmi secara langsung dengan teman-teman Bonek di Derbi Suramadu,” terangnya.
