
Madura United lawan Persebaya Surabaya tanpa penonton. (Madura United)
JawaPos.com — Terungkap alasan laga Madura United vs Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton akhirnya terungkap jelang duel panas pekan ke-16 Super League 2025/2026. Keputusan ini langsung menyedot perhatian publik karena laga bertajuk Derbi Suramadu selalu identik dengan atmosfer penuh emosi.
Pertandingan Madura United vs Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (3/12/2026). Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tetap menjadi lokasi pertandingan meski tribun dipastikan kosong.
Keputusan laga tanpa penonton bukan muncul secara tiba-tiba. Kebijakan ini diambil setelah digelar rapat koordinasi antara manajemen klub, kepolisian, dan unsur pengamanan terkait.
Safety Security Officer Madura United FC, Sapto Wahyono, menyampaikan hasil rapat tersebut menjadi dasar utama penetapan laga tanpa penonton. Regulasi PSSI soal larangan kehadiran suporter tamu ikut menjadi pertimbangan krusial.
“Keputusan pertandingan Madura United melawan Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton merupakan hasil rapat koordinasi bersama kepolisian dan unsur pengamanan,” ujar Sapto, Selasa (30/12/2025).
Pernyataan itu menegaskan langkah klub bersifat kolektif dan berbasis keamanan.
Derbi Madura United kontra Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu laga paling rawan dalam kompetisi nasional. Rivalitas panjang kedua tim kerap menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Manajemen Madura United tidak ingin mengambil risiko berlebihan. Pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting agar klub tidak kembali terkena sanksi federasi.
Madura United sebelumnya pernah menerima hukuman akibat kehadiran suporter tamu di laga kandang. Sanksi denda dan konsekuensi administratif dinilai merugikan klub secara finansial dan citra.
Langkah menggelar laga tanpa penonton dipilih sebagai bentuk antisipasi maksimal. Klub ingin memastikan pertandingan berjalan lancar tanpa insiden yang berpotensi berbuntut panjang.
Meski tanpa penonton, pengamanan tetap dilakukan secara serius. Aparat keamanan tidak mengendurkan kesiapsiagaan demi menjaga situasi tetap kondusif.
Sapto menegaskan keterlibatan unsur TNI dan Polri tetap berjalan seperti pertandingan besar lainnya. Pendekatan ini dinilai penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya terkait sanksi denda, sehingga meski tanpa penonton, pengamanan tetap dilakukan secara maksimal dengan melibatkan TNI dan Polri,” jelasnya.
Pernyataan itu menegaskan fokus utama klub pada aspek keselamatan dan kepatuhan regulasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022