Persebaya Surabaya jadi potret inkonsistensi tim Jawa Timur di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kaleidoskop 2025 mencatat satu benang merah yang sulit dihindari oleh tim-tim asal Jawa Timur di Super League 2025/2026, yakni inkonsistensi yang terus menghantui hingga akhir tahun.
Harapan besar yang dibangun sejak pramusim kerap runtuh oleh detail kecil, pergantian pelatih, hingga performa naik-turun yang membuat langkah mereka tertatih di papan klasemen.
Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya memulai musim dengan optimisme tinggi berbekal skuad bernilai pasar Rp 81,26 miliar dan rata-rata usia ideal 26,3 tahun. Namun kekalahan 0-1 dari PSIM Yogyakarta di laga perdana langsung memberi sinyal masalah lama belum sepenuhnya hilang.
Di hadapan publik Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya tampil dominan sejak menit awal dan menciptakan sejumlah peluang bersih. Sayangnya, peluang Malik Risaldi, Toni Firmansyah, hingga Dejan Tumbas gagal dikonversi menjadi gol yang seharusnya bisa mengubah arah pertandingan.
Petaka datang di menit ke-92 saat Norberto Ezequiel Vidal menyundul bola hasil umpan Dede Sapari dan membungkam stadion. Kekalahan ini membuat Persebaya Surabaya terjerembap di papan bawah dengan nol poin, meski secara permainan sempat menguasai laga.
Pelatih Eduardo Perez tak menutupi kekecewaannya usai pertandingan tersebut. “Jika kami mencetak gol di babak pertama, pertandingan akan sangat berbeda,” ujar Perez sambil menegaskan tim kehilangan kendali di babak kedua.
Perez tetap optimistis dan meminta tim segera bangkit tanpa mencari alasan. “Kami perlu meningkatkan banyak hal dan di sepak bola tidak punya waktu untuk alasan apa pun,” katanya dengan nada tegas. Optimisme itu perlahan memudar seiring hasil yang tak stabil di pekan-pekan berikutnya.
Persebaya Surabaya mencatat empat kemenangan, empat imbang, dan tiga kekalahan dari 11 laga, statistik yang akhirnya berujung pada pemecatan Perez pada November 2025. Manajemen Persebaya Surabaya menyebut keputusan tersebut diambil setelah evaluasi internal paruh pertama musim.
Klub juga memastikan sudah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan pelatih baru, meski menunggu proses legalitas. Bruno Moreira sebagai kapten tim memberikan penghormatan terakhir kepada Perez.
“Terima kasih untuk semuanya, coach Edu,” tulis Bruno di media sosial pribadinya.
Pergantian pelatih menjadi babak baru bagi Persebaya Surabaya ketika Bernardo Tavares resmi diperkenalkan pada Desember 2025. “Surabaya, aku datang,” ucap Tavares, memberi harapan baru bagi Bonek-Bonita yang haus konsistensi. Tavares datang dengan reputasi disiplin dan filosofi permainan terstruktur. Kehadirannya diharapkan mampu meredam inkonsistensi yang selama ini membuat Persebaya Surabaya sulit bersaing di papan atas.
Arema FC
Jika Persebaya Surabaya terseok sejak awal, Arema FC justru memulai musim dengan ledakan kepercayaan diri. Kemenangan 4-1 atas PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan menjadi bukti potensi besar Singo Edan. Dalberto Luan tampil menggila dengan hattrick yang langsung mengangkat namanya ke jajaran top skor liga. Penyerang asal Brasil itu menjadi mesin gol utama Arema dengan nilai pasar mencapai Rp 5,21 miliar.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
