
Malik Risaldi terlahir kembali usai cetak gol penting Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Dok. Antara Foto)
JawaPos.com — Malik Risaldi benar-benar menjadi sorotan utama saat Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Winger lincah itu meraih rating tertinggi dan menjadi simbol semangat Green Force yang pantang menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-15 tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2. Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka meski tampil dominan dan menekan habis-habisan di sepanjang babak kedua.
Sejak awal paruh kedua, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan dengan tempo tinggi. Aliran bola banyak diarahkan ke sisi sayap untuk membuka celah di pertahanan Borneo FC.
Namun hingga menit ke-60, tekanan tersebut belum membuahkan peluang matang yang benar-benar mengancam gawang lawan. Penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dengan baik.
Di tengah dominasi tuan rumah, Borneo FC justru mencuri peluang berbahaya pada menit ke-62. Juan Villa melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Ernando Ari tampil sigap dengan penyelamatan krusial.
Persebaya Surabaya merespons lewat peluang emas pada menit ke-67 melalui skema rapi Milos Raickovic. Umpan terobosan Milos disambut Catur Pamungkas, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Asisten pelatih Shin Sang-Gyu kemudian melakukan penyegaran dengan memasukkan M. Ichas, Randy May, dan Mihailo Perovic pada menit ke-69. Pergantian ini diharapkan mampu meningkatkan intensitas dan variasi serangan.
Alih-alih berbuah positif, satu menit berselang Persebaya Surabaya justru kembali tertinggal. Gol kedua Borneo FC tercipta lewat gol bunuh diri Leo Lelis yang salah mengantisipasi bola di area pertahanan sendiri.
Tertinggal membuat Persebaya Surabaya semakin agresif dan menumpuk pemain di lini depan. Rizky Dwi turut dimasukkan untuk menambah daya dobrak dan memperbesar peluang mencetak gol balasan.
Tekanan beruntun hampir membuahkan hasil pada menit ke-79 lewat sundulan Randy May. Sayang, bola hasil duel udara tersebut masih melebar tipis dari gawang Nadeo Argawinata.
Ketika laga tampak akan berakhir pahit, Malik Risaldi muncul sebagai pembeda pada menit ke-88. Ia dengan tenang memanfaatkan bola rebound dan menghujamkannya ke gawang untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi penegas kontribusi besar Malik sepanjang pertandingan. Tak hanya mencetak gol penyama kedudukan, ia juga konsisten merepotkan pertahanan lawan dengan pergerakan agresif.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Main High Pressing Lawan Borneo FC! Sentuhan Fisik Shin Sang-gyu Mulai Terlihat
Tiga menit kemudian, Malik kembali mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh. Upaya tersebut belum berbuah gol, namun menegaskan mentalitas menyerang hingga detik terakhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan dan Persebaya Surabaya mengamankan satu poin penting.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
