Ilustrasi: Skuad Sriwijaya FC. (Istimewa)
JawaPos.com - Nama Sriwijaya FC pernah menjadi raja di sepak bola Indonesia. Klub asal Palembang ini sempat mendominasi Liga Indonesia, menjuarai Piala Indonesia, bahkan bisa bersaing saat tampil di kompetisi level Asia.
Namun, roda waktu berputar cepat. Kini, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu justru menghadapi ancaman pailit yang bisa menjadi titik kehancuran tim tersebut.
Kabar tersebut mencuat dari akun Instagram @wasitmafia yang menyebut Sriwijaya FC tengah menghadapi tuntutan pembayaran utang dari Hotel Majestic Palembang.
Perkara itu kini bergulir di pengadilan niaga dan berpotensi menyeret klub kebanggaan Sumatra Selatan itu ke dalam proses PKPU atau kepailitan.
Situasi makin pelik setelah Direktur Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Berman Limbong SH MH, menyampaikan sikap tegas klub.
Dikutip dari @wasitmafia, Berman memastikan Sriwijaya FC akan memilih walk out (WO) pada laga pekan ke-13 Pegadaian Championship kontra PSMS Medan, apabila pengadilan mengabulkan permohonan PKPU tersebut.
“Pertandingan melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (27/12/2025) pukul 15.30 WIB, tidak akan dijalani jika keputusan pengadilan menyatakan klub dalam status PKPU,” tulis @wasitmafia mengutip pernyataan Berman Limbong.
Di lapangan, kondisi Sriwijaya FC juga tak kalah memprihatinkan. Hingga pekan ke-12 Pegadaian Championship, tim asuhan Budi Sudarsono masih terpuruk di dasar klasemen Grup Barat. Mereka baru mengoleksi dua poin dari hasil dua kali imbang dan 10 kekalahan.
Produktivitas gol pun jauh dari kata ideal. Sriwijaya FC baru mencetak 10 gol dan sudah kebobolan 33 kali, sebuah catatan yang menggambarkan rapuhnya permainan tim sepanjang musim ini.
Tekanan finansial yang mendera manajemen tampaknya menjadi penyebab utama performa buruk tim di atas lapangan.
Dari klub yang dulu disegani hingga kini terancam pailit, nasib Sriwijaya FC menjadi potret kerasnya realitas sepak bola Indonesia.
Tanpa pengelolaan yang sehat dan dukungan berkelanjutan, kejayaan masa lalu bisa runtuh, menyisakan cerita pahit bagi klub, pemain, dan suporternya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
