
Persebaya Surabaya harus segera cari pelatih baru jika tak ingin didenda Rp 100 juta oleh Komdis PSSI. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Gerak cepat Persis Solo dalam menetapkan pelatih anyar menjadi sinyal kuat bagi klub-klub Super League 2025/2026 lain agar segera bergerak. Langkah Persis Solo itu membuat Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara mau tak mau harus mempercepat proses penunjukan pelatih baru.
Persaingan Super League 2025/2026 tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di balik layar dalam urusan menata tim sejak dini.
Klub yang lebih cepat menentukan pelatih diyakini bakal lebih siap membangun kerangka skuad dan konsep permainan.
Persis Solo menjadi salah satu klub yang bergerak paling sigap setelah cukup lama tanpa pelatih kepala.
Laskar Sambernyawa akhirnya resmi memperkenalkan Milomir Seslija sebagai pelatih anyar pada Selasa, 16 Desember 2025.
Penunjukan Milomir Seslija menandai berakhirnya masa nonaktif Peter de Roo di Persis Solo. Keputusan itu sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen Persis Solo menata ulang tim untuk musim mendatang.
Nama Milomir Seslija bukan sosok asing bagi publik Stadion Manahan. Pelatih asal Bosnia tersebut pernah menukangi Persis Solo pada tahun 2024 dengan catatan performa yang cukup fluktuatif.
Saat itu, Milomir Seslija memimpin Persis Solo dalam 23 pertandingan di berbagai ajang. Ia mencatatkan 11 kemenangan, dua hasil imbang, dan 11 kekalahan bersama Laskar Sambernyawa.
Meski rekam jejaknya terbilang berimbang, manajemen Persis Solo tetap memberikan kepercayaan kepada Milomir Seslija. Pengalaman dan pemahaman terhadap karakter tim dinilai menjadi nilai tambah utama.
Persis Solo pun secara resmi mengumumkan kembalinya Milomir Seslija melalui media sosial klub. Unggahan “Welcome back, Milomir Seslija” di akun Instagram @persisofficial langsung menyedot perhatian suporter.
Gerak cepat Persis Solo itu kini menyisakan dua klub Super League 2025/2026 yang belum menetapkan pelatih anyar. Dua klub tersebut adalah Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara.
Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya sejauh ini justru paling ramai dikaitkan dengan berbagai nama pelatih asing. Situasi itu terjadi setelah Green Force memutuskan berpisah dengan Edu Perez.
Sejumlah nama pelatih asing masuk radar Persebaya Surabaya dalam beberapa pekan terakhir. Bernardo Tavares, Eduardo Almeida, Miljan Radovic, hingga Benjamin Mora disebut-sebut menjadi kandidat.
Dari deretan nama tersebut, Bernardo Tavares sempat diisukan telah mencapai kesepakatan dengan Persebaya Surabaya. Namun kabar itu langsung dibantah oleh agen sang pelatih.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
